“Dia berubah menjadi sosok yang berbeda” – Mantan rekan setim Lionel Messi di Inter Miami mengungkap mentalitasnya dalam pertandingan besar menjelang laga melawan Inggris

Goal.com

Fafa Picault mengalami kisah serupa. Ia bergabung dengan Miami pada awal musim 2025, didatangkan karena kecepatan dan gaya serangannya yang langsung. The Herons membutuhkan pemain yang Dapat menerobos ke ruang Nihil dan berkolaborasi dengan pemain asal Argentina itu. Picault adalah pilihan yang Pas.

Dan ia Menyantap Messi dalam mode yang serupa. Miami bertarung di tiga ajang pada 2025: MLS, Leagues Cup, dan Piala Dunia Antarklub. Messi mencatatkan musim reguler MLS yang memecahkan rekor dan membantu mengantarkan Miami meraih kemenangan pertamanya melawan Rival dari Eropa di Piala Dunia Antarklub.

“Engkau Dapat Menyantap dia masuk ke mode yang berbeda, terutama mode playoff. Diriku Dapat kembali ke mode Piala Dunia Antarklub. Terdapat momen-momen tertentu di mana Engkau melihatnya dan hasratnya Buat menang semakin kuat. Ketika menghadapi situasi gugur dan Kagak Mau kalah, Engkau Dapat Menyantap sisi lain darinya yang sedikit lebih menonjol, dan dia menjadi pemain yang lebih intens,” kata Picault.

Pemain sayap itu mengaitkannya dengan naluri kompetitif alami — Tetapi juga menduga bahwa usia Messi turut berperan. Dia kini berusia 39 tahun, dan telah melewati beberapa generasi sepak bola. Permainan, pada dasarnya, telah berubah di sekelilingnya. Tetapi, Messi Tetap terlahir dari era yang lebih kompetitif.

“Engkau Dapat Menyantap bahwa dia adalah salah satu yang berasal dari generasi itu, dan itulah mengapa dia Tetap Bisa melakukan apa yang dia lakukan—saya pikir pada usia ini, dengan dedikasi, dan segala upaya yang telah dia tunjukkan,” kata Picault.

Hal itu juga menginspirasi Picault—terutama karena ia pun harus berjuang. Lahir dari orang Sepuh asal Haiti di Kota New York, Picault meninggalkan klub Serie A Cagliari pada usia 20 tahun, dan sempat tanpa klub sebelum berhasil kembali ke dunia sepak bola profesional di NASL. Ia tak akan pernah mengklaim Dapat menyamai Messi dalam hal keterampilan. Tetapi, ketangguhan? Ia melihatnya.

“Saya tumbuh di era itu, dan memulai karier di era di mana Anda Betul-Betul harus berjuang keras Buat mendapatkan segalanya, terutama mengingat bagaimana perjalanan karier saya. Ya. Jadi, ketika saya Menyantap hal itu darinya, saya hanya berusaha menirunya dan melakukan yang terbaik dalam latihan Buat menyamai itu serta bersiap sebaik mungkin Buat pertandingan-pertandingan yang akan membutuhkan Kelebihan ekstra,” katanya.

Dan itu berhasil. Miami berhasil mengangkat trofi MLS Cup. Picault pun Dapat merayakannya.

“Sungguh merupakan kebahagiaan tersendiri, Kagak hanya menyaksikan, tetapi juga menjadi bagian dari persentase yang sangat, sangat, sangat kecil dari perjalanan sepak bolanya yang panjang,” kata Picault.