Deltras FC Kembali Raih Klub Lisensi AFC, Sudah Tiga Kali Berturut-turut

Foto BeritaJatim.com

Surabaya (Liputanindo.id) – Dengan konsisten selama tiga tahun Deltras FC kembali mendapatkan status lisensi dari Asian Football Confederation (AFC). Setelah sebelumnya, dua musim berturut-turut manajemen The Lobster Pandai mendapatkan lisensi AFC.

Pengumuman lisensi itu diberikan oleh I.League selaku operator Aliansi. Club Licensing Cycle 2025/2026 sebagai bagian dari komitmen peningkatan profesionalisme dan tata kelola klub sepak bola Indonesia sesuai regulasi nasional maupun standar AFC.

Dalam proses Club Licensing Cycle 2025/2026, klub-klub peserta menjalani Pengkajian menyeluruh terhadap lima aspek Istimewa, yakni sporting, infrastructure, personnel and administrative, Absah, serta financial.

CEO Deltras FC Sidoarjo Amir Burhanuddin sangat bersyukur ini merupakan bukti konsistensi tim Demi menuju lebih Bagus dari banyak sektor.

Bahkan ia pun mengapresiasi seluruh kerja keras dan manajerial klub yang dilakukan secara sebagaimana mestinya.

Menurut Amir, hal ini membuktikan bahwa manajemen tim tetap bersungguh-sungguh dalam menjalankan standar pengelolaan klub dengan Bagus.

“Ya lisensi ini Enggak lepas dari pembenahan dan kerja tim yang Terdapat dari Seluruh lini. Mulai dari akademi, kualitas infrastruktur, pengelolaan keuangan dan sumber daya Mahluk yang berkompeten,” ungkapnya, jumat (15/5/2026).

Total 25 klub memperoleh status Granted, termasuk 16 klub pemegang lisensi ACL 2 yang secara Mekanis juga memenuhi persyaratan lisensi Super League, serta 9 klub lainnya yakni Deltras FC, PSIM Yogyakarta, PSS Sleman, Persipura Jayapura, PS Barito Putera, Adhyaksa FC, Garudayaksa FC, PSPS Pekanbaru, dan PSMS Medan.

Capaian ini dipertahankan oleh manajemen Deltras. Alasan, di pertengahan tahun 2025 kemarin, Deltras jadi satu-satunya tim Aliansi 2 2025/2026 yang meraih lisensi AFC.

Di musim sebelumnya, Aliansi 2 2024/2025 hanya empat dari total 26 klub yang berhasil lolos lisensi AFC, Merukapan PSIM Yogyakarta, Bhayangkara Presisi FC, Persijap Jepara, dan Deltras Sidoarjo.

Sementara itu dari sisi I.League, Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra menyampaikan bahwa proses club licensing merupakan bagian Krusial dalam mendorong klub Demi Maju meningkatkan standar profesionalisme dan keberlanjutan pengelolaan klub di Indonesia.

“Club licensing bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi menjadi fondasi Krusial dalam membangun ekosistem sepak bola nasional yang profesional, sehat, dan berkelanjutan. Kami mengapresiasi seluruh klub yang telah mengikuti proses ini dengan Bagus,” ujarnya. [way/aje]