Peluncuran Cybrey oleh Ruijie. Foto: Istimewa.
Jakarta: Penyedia infrastruktur teknologi, Ruijie memperkenalkan Cybrey sebagai sub-brand jaringan berbasis AI-native yang dirancang Spesifik Buat pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Teknologi kelas enterprise ini kini lebih mudah diakses oleh para pelaku UKM, tanpa kehilangan kekuatan dan standar Dunia.
“Cybrey adalah game changer. Kami menghapus stigma enterprise networking harus rumit,” ucap Indonesia Country Manager Ruijie Bobby Wen dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 6 Mei 2026.
Bobby menyampaikan banyak pelanggan membutuhkan fitur jaringan enterprise dengan standar tinggi, Tetapi sistem operasional yang Eksis seringkali terlalu rumit dan membebani tim IT. Sebaliknya, solusi dengan operasional sederhana Bahkan gagal memenuhi standar kecepatan akses maupun keamanan data yang kritis bagi bisnis.
Karena itu, Cybrey hadir Buat mematahkan kompromi itu dengan solusi enterprise networking yang powerful sekaligus mudah, tanpa harus memilih antara kompleksitas atau keterbatasan.

(UMKM. Foto: dok Liputanindo.id)
Mudah dioperasikan
Cybrey lahir dari tuntutan Konkret pasar akan kebutuhan jaringan enterprise yang memudahkan, bukan menyulitkan. Dengan pendekatan ini, Cybrey menargetkan pelanggan pelaku UKM yang menginginkan teknologi kelas enterprise, Tetapi tetap mudah dioperasikan tanpa kompleksitas berlebihan.
Cybrey bukan hanya firewall, melainkan ekosistem lengkap. Dari access point, switch, hingga router, Cybrey menghadirkan solusi end-to-end yang memastikan UKM dapat mengoperasikan jaringan dengan standar enterprise tanpa harus bergantung pada sistem yang rumit.
“Dengan Cybrey, teknologi kelas enterprise kini hadir lebih mudah, efisien, dan siap dipakai oleh UKM tanpa kompromi. Era kompleksitas sudah berakhir, sekarang saatnya jaringan profesional yang powerful sekaligus memudahkan operasional,” tegas Bobby.
