Lampau bagaimana dengan sang superstar sendiri? Sejauh ini, setelah pertandingan pertama di Houston, ia hanya bersuara melalui media sosial. “Konsentrasi pada misi,” tulisnya terakhir kali pada hari Minggu. Sebaliknya, dalam Sekalian sesi konferensi pers, rekan-rekan setimnya berusaha menonjolkan kekompakan tim.
“Apabila kalian Ingin mendayung Serempak kami, maka kami akan mendayung. Bahtera ini Tak akan terbalik,” jawab bek sayap Diogo Dalot menanggapi kritik tajam yang menghujani tim, terutama Ronaldo, sejak Sabtu: “Kita Sekalian berada di Bahtera yang sama. Serempak-sama kita kuat.”
Instruktur tim nasional Roberto Martínez juga dengan tegas membela keputusannya Demi menempatkan Ronaldo sebagai penyerang tengah. “Apabila membutuhkan gol, kita harus Mempunyai Cristiano Ronaldo di lapangan,” kata pria berusia 52 tahun itu setelah pertandingan pembuka. Menariknya: Martínez, yang akan mengundurkan diri dari jabatannya setelah Piala Dunia, dikabarkan akan menjadi Instruktur klub baru Ronaldo di Al-Nassr, Arab Saudi, menurut portal Prancis RMC.
Dengan demikian, Ronaldo kemungkinan besar akan kembali masuk dalam starting eleven pada Selasa melawan Uzbekistan, meskipun ia sudah sepuluh pertandingan berturut-turut di Piala Dunia dan Euro belum mencetak gol di turnamen tersebut, dan bahkan Tak melepaskan satu tembakan pun ke gawang Begitu melawan Kongo.
Tetapi, dengan segala pengalamannya, ia Niscaya menyadari bahwa ia harus menunjukkan performa terbaiknya di Piala Dunia keenamnya ini.
