Waktu membaca: 4 menit
Pria yang ditangkap setelah tembakan dilepaskan di dalam hotel tempat Acara Makan Malam Wartawan Gedung Putih digelar pada Sabtu malam telah diidentifikasi oleh aparat penegak hukum sebagai Cole Tomas Allen.
Tersangka telah ditangkap dan Begitu ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit setelah insiden tersebut.
Dia diperkirakan akan didakwa secara Formal pada Senin waktu setempat.
Hingga kini, motif serangan itu Tetap menjadi tanda tanya.
Tetapi setelah ditahan oleh petugas keamanan di dalam Hotel Washington Hilton, dia mengaku kepada aparat penegak hukum bahwa dirinya Mau menembak para pejabat pemerintahan Trump, demikian diungkapkan dua sumber kepada CBS, Kenalan BBC di Amerika Perkumpulan.
Dalam wawancara pada Minggu dengan program Meet the Press di NBC, Jaksa Akbar sementara AS Todd Blanche mengatakan motif terduga pelaku penembakan tersebut Tetap dalam penyelidikan.
Tetapi, Intervensi “awal” menunjukkan bahwa sasaran aksinya adalah para pejabat pemerintahan, yang “kemungkinan” termasuk Presiden Donald Trump.
Blanche menambahkan bahwa para penyelidik kini juga menelaah laporan yang menyebutkan bahwa pria bersenjata itu merakit senjatanya di dalam hotel, seraya menegaskan bahwa pelaku “Enggak sempat melangkah jauh”.
Pria berusia 31 tahun itu dilaporkan berasal dari Torrance, California—Daerah pinggiran di barat daya Los Angeles, Amerika Perkumpulan (AS)
Dalam jumpa pers, Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa tersangka kemungkinan bertindak seorang diri.
“Mereka tampaknya meyakini dia adalah pelaku tunggal, dan saya juga merasakan hal yang sama,” kata Trump.
Polisi mengatakan Allen merupakan tamu di Hotel Washington Hilton, Letak berlangsungnya acara makan malam tersebut, dan dia membawa sejumlah senjata, termasuk senjata api dan pisau.
CBS News, Kenalan BBC di AS, melaporkan bahwa Allen bekerja sebagai pengajar privat di Torrance setelah lulus dari California Institute of Technology, salah satu perguruan tinggi paling bergengsi di AS.
Harian The Independent melaporkan bahwa polisi meyakini Allen Enggak Mempunyai catatan kriminal dan sebelumnya Enggak pernah masuk dalam radar aparat penegak hukum di Washington.
Menurut kantor Siaran Reuters, unggahan Facebook yang diduga terkait dengan Cole menunjukkan bahwa dia pernah meraih penghargaan “Guru Terbaik Bulan Ini” pada Desember 2024.
Sebuah profil LinkedIn atas nama tersangka menggambarkan dirinya sebagai “insinyur mekanik dan ilmuwan komputer berdasarkan pendidikan, pengembang gim independen berdasarkan pengalaman, serta guru berdasarkan panggilan hidup”.
Profil tersebut menyebutkan Allen meraih gelar sarjana teknik mesin dari California Institute of Technology pada 2017.
Pada 2025, ia memperoleh gelar magister ilmu komputer dari California State University, Dominguez Hills.
Profil itu juga menunjukkan bahwa Cole bekerja sebagai guru paruh waktu dan pengembang gim lepas.
Allen diperkirakan akan didakwa pada Senin atas sejumlah pelanggaran, termasuk menggunakan senjata api dalam tindak kejahatan dengan kekerasan.
Sabtu malam menandai pertama kalinya Trump—sebagai presiden—menghadiri Acara Makan Malam Asosiasi Wartawan Gedung Putih.
Pada 2024, dia menjadi sasaran dua upaya pembunuhan, setelah meninggalkan Gedung Putih pada 2021 dan Begitu berkampanye Buat kembali mencalonkan diri sebagai presiden.
Insiden paling serius terjadi pada Juli 2024, ketika Trump tengah berkampanye dalam sebuah rapat Biasa terbuka di Butler, Pennsylvania.
Dia tertembak dan mengalami luka di bagian atas telinganya akibat serangan seorang pria bersenjata berusia 20 tahun, yang kemudian tewas ditembak oleh aparat keamanan.
Letak acara makan malam Sabtu Lampau, Hotel Washington Hilton, juga Mempunyai sejarah kelam.
Tempat itu pernah menjadi Letak percobaan pembunuhan terhadap Presiden Ronald Reagan pada 1981.
Trump mengatakan kepada para wartawan bahwa Allen, yang ditangkap di Letak kejadian, merupakan Penduduk California dan aparat penegak hukum kini tengah menyelidiki rumahnya.
Para pejabat menyebutkan tersangka dijadwalkan menjalani sidang pendahuluan di pengadilan pada Senin, dengan dakwaan terkait kepemilikan senjata api dan penyerangan.
Otoritas menambahkan bahwa Allen membawa senapan jenis shotgun, sebuah pistol, serta beberapa pisau, menurut laporan New York Times.
“Kesan saya, dia bertindak seorang diri,” ujar Trump.
Dia menambahkan bahwa motif pelaku belum diketahui, Tetapi dia meyakini pria bersenjata tersebut “mengalami gangguan”.
