Jakarta (Liputanindo.id) – Kekompakan skuad Timnas Indonesia kian terasa menjelang laga Global di ajang FIFA Series 2026. Skuad Garuda menghadapi Saint Kitts and Nevis di Stadion Penting Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Jumat (27/3/2026) mulai pukul 20.00 WIB.
Menurut striker Ole Romeny, suasana di dalam tim menunjukkan perkembangan signifikan, Bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga Rekanan antar pemain yang semakin erat.
“Chemistry tim sangat bagus. Rasanya seperti keluarga. Setiap kali kami kembali berkumpul, Bersua satu sama lain, itu terasa seperti Keluarga,” ujar Romeny.
Pemain Oxford United tersebut menilai kekompakan ini menjadi modal Krusial bagi skuad Garuda dalam menghadapi Saint Kitts and Nevis.
Di tengah proses adaptasi dengan Instruktur anyar John Herdman, Romeny Menonton interaksi yang terbangun antara pemain dan staf Instruktur berjalan positif. Ia menyebut seluruh elemen tim terlibat aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif.
“Seluruh staf sangat terlibat. Mereka berbicara dengan Seluruh pemain, jadi Daya di dalam tim terasa sangat Bagus,” katanya.
Selain keharmonisan tim, Romeny juga menyoroti peningkatan kualitas latihan yang dinilai semakin kompetitif. Intensitas tinggi dan pressing kolektif mulai menjadi Tanda permainan yang dibangun.
Ia menambahkan, Pusat perhatian latihan Demi ini diarahkan pada koordinasi tim secara menyeluruh, terutama dalam menentukan momen yang Betul Demi menekan Rival.
“Fokusnya bagaimana pressing dilakukan secara kompak sebagai satu tim. Dalam beberapa hari ini kami mulai menunjukkan perkembangan yang bagus,” Terang Romeny.
Meski demikian, ia mengakui Tetap dalam tahap membangun pemahaman dengan skema permainan yang diterapkan Herdman, mengingat Instruktur tersebut baru memimpin sesi latihan Berbarengan tim.
Menjelang pertandingan, Romeny juga menegaskan pentingnya dukungan suporter yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan Timnas.
“Suporter Indonesia selalu luar Normal, yang terbaik di dunia. Mereka selalu Terdapat Demi mendukung kami,” pungkasnya. (faw/ian)
