BTN Gandeng Pemkab Samosir Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi Layanan

Direktur Esensial BTN Nixon L. P. Napitupulu. Foto: dok Istimewa.


Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggandeng Pemerintah Kabupaten Samosir dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) yang mencakup pengembangan ekosistem pariwisata, pemberdayaan UMKM, layanan kesehatan, hingga digitalisasi layanan pemerintahan di kawasan Situ Toba.

Direktur Esensial BTN Nixon L. P. Napitupulu mengatakan, Kabupaten Samosir Mempunyai posisi strategis sebagai bagian dari Destinasi Pariwisata Super Prioritas Situ Toba. Ia menilai pengembangan sektor pariwisata perlu diiringi penguatan ekosistem ekonomi, terutama UMKM.

“Pariwisata Mempunyai keterkaitan erat dengan UMKM. Secara nasional, Sekeliling 60 persen produk domestik bruto ditopang UMKM dan sektor ini menyerap Sekeliling 97 persen tenaga kerja. Pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan UMKM agar dampaknya lebih luas,” ujar Nixon dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 23 Juni 2026.

Nixon menjelaskan, melalui transformasi Beyond Mortgage, BTN memperluas peran dari bank pembiayaan perumahan menjadi Kenalan pembangunan yang menyediakan solusi keuangan bagi masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah daerah.

Dalam dua tahun terakhir, BTN telah menjalin kerja sama dengan Sekeliling 58 pemerintah kabupaten dan kota di berbagai Kawasan Indonesia Buat memperkuat pembangunan ekonomi daerah.

 

 

Perluasan pembiayaan UMKM dan digitalisasi layanan

Sebagai tindak lanjut kerja sama, BTN akan memperluas akses pembiayaan produktif bagi UMKM melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Properti Program (KPP), serta mendorong digitalisasi transaksi usaha.

BTN juga mendukung penguatan layanan kesehatan melalui penyediaan solusi perbankan Buat RSUD Dr. Hadrianus Sinaga, meliputi layanan transaksi, payroll, QRIS Merchant, hingga pembiayaan pengembangan fasilitas dan alat kesehatan.

Selain itu, BTN akan memperkuat kerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Samosir Buat mendukung pengelolaan keuangan daerah yang lebih efisien dan terdigitalisasi.

BTN juga menjajaki sejumlah kerja sama tambahan, antara lain dengan perguruan tinggi Buat pengelolaan sampah kawasan wisata, promosi produk unggulan Samosir seperti kopi dan tenun, serta pengembangan sumber daya Sosok.

“Kami Ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi sebagai Kenalan pembangunan daerah. Ekosistem yang saling terhubung perlu dibangun agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan,” kata Nixon.



(Kerja sama BTN dengan Pemkab Samosir terkait pengembangan ekosistem pariwisata hingga pemberdayaan UMKM. Foto: dok Istimewa)

 

Pemkab Samosir dorong akses pembiayaan UMKM

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyambut Berkualitas kerja sama tersebut. Menurut dia, kolaborasi dengan BTN menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan publik, UMKM, dan akses keuangan masyarakat.

Ia menjelaskan, ruang lingkup kerja sama mencakup layanan perbankan Buat pemerintah daerah, layanan keuangan RSUD Dr. Hadrianus Sinaga, serta perluasan akses pembiayaan UMKM melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja.

Salah satu implementasi kerja sama adalah program subsidi Tumbuh kredit bagi pelaku UMKM dengan plafon hingga Rp100 juta dan tenor maksimal tiga tahun, yang didukung melalui APBD Kabupaten Samosir.

“Program subsidi Tumbuh kredit ini menjadi prioritas daerah. Kami mengapresiasi dukungan BTN yang menyalurkan pembiayaan bagi UMKM agar dapat berkembang,” ujar Vandiko.

Ia juga mengapresiasi percepatan penandatanganan kerja sama yang hanya berlangsung Sekeliling satu bulan sejak pembahasan awal. Vandiko berharap BTN dapat memperluas kehadiran layanan perbankan di Samosir agar akses pembiayaan masyarakat semakin mudah dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui kolaborasi ini, BTN dan Pemerintah Kabupaten Samosir menargetkan penguatan ekosistem pembangunan daerah yang inklusif, mencakup pariwisata, UMKM, digitalisasi layanan publik, dan ekonomi berkelanjutan di kawasan Situ Toba.