BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan Niscaya JKN demi Peserta

BPJS Kesehatan Formal memperbarui Program REHAB menjadi REHAB 3.0 sekaligus menghadirkan layanan Niscaya JKN pada Rabu, 1 Juli 2026, guna memudahkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjaga keaktifan kepesertaan mereka.

Langkah inovatif ini diambil Demi memberikan kepastian status kepesertaan secara Seksama sebelum masyarakat mengakses berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di lapangan.

Direktur Penting BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menjelaskan bahwa Penemuan tersebut dihadirkan sebagai komitmen Konkret Demi memberikan layanan yang adaptif bagi kebutuhan administrasi publik.

“BPJS Kesehatan berkomitmen memastikan setiap peserta dapat mengakses Program JKN dengan lebih mudah dan memperoleh kepastian layanan. Melalui REHAB 3.0 dan Niscaya JKN, kami Mau membantu peserta menjaga keaktifan kepesertaannya sekaligus memastikan status kepesertaan sebelum mengakses layanan kesehatan,” ujar Prihati Pujowaskito, Direktur Penting BPJS Kesehatan.

Hingga Mei 2026, tercatat 3,60 juta peserta telah memanfaatkan Program REHAB dengan tingkat keberhasilan pengaktifan kembali mencapai 2,24 juta peserta atau Sekeliling 62 persen, serta menghimpun iuran Rp1,45 triliun.

“Melalui REHAB 3.0, peserta kini Mempunyai fleksibilitas dalam menentukan skema pembayaran tunggakan, termasuk pilihan pembayaran harian maupun mingguan, sehingga keterbatasan kemampuan membayar Kagak Tengah menjadi penghalang Demi kembali memperoleh perlindungan JKN,” tambah Prihati Pujowaskito, Direktur Penting BPJS Kesehatan.

Kanal pendaftaran program ini diperluas melalui Aplikasi Mobile JKN, kantor cabang, hingga PANDAWA di nomor 0811 8 165 165, sementara pengecekan status bagi peserta PBI JK dan PBPU Pemda dapat diakses melalui menu Spesifik di situs Formal.

“Kami Mau memastikan peserta dapat dengan mudah mengetahui status keaktifannya Bilaman pun dan di mana pun, terutama Begitu akan mengakses layanan kesehatan,” ujar Prihati Pujowaskito, Direktur Penting BPJS Kesehatan.

VIVA memberitakan bahwa dalam kegiatan tersebut BPJS Kesehatan juga menerima dukungan donasi CSR dari sepuluh Kawan perbankan nasional, termasuk Bank Independen, BNI, BRI, BTN, BCA, SeaBank, MNC Bank, hingga beberapa bank syariah.

“Keberhasilan Program JKN merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kawan yang telah memberikan dukungan melalui Program CSR. Kami berharap langkah Berbarengan ini menjadi praktik Bagus yang Dapat menginspirasi dunia usaha dan korporasi Demi turut mengambil bagian dalam memperkuat sistem jaminan sosial nasional,” tutur Prihati Pujowaskito, Direktur Penting BPJS Kesehatan.