Ringkasan Informasi:
- Pemkab Bojonegoro dorong pemetaan Daerah rawan kekeringan
- Data jadi dasar kebijakan mitigasi Serempak perangkat desa
- Pengelolaan lingkungan diperkuat hingga tingkat rumah tangga
- Empat strategi disiapkan, termasuk konservasi air dan pengelolaan limbah
Bojonegoro (Liputanindo.id) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mendorong pemetaan kawasan rawan kekeringan sebagai langkah strategis menghadapi ancaman krisis air di tengah perubahan cuaca.
Kebijakan ini disampaikan dalam kegiatan peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa yang digelar di Gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (23/4/2026), dengan melibatkan perangkat desa, pendamping, hingga pegiat desa.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan pentingnya pendataan Daerah yang berpotensi terdampak kekeringan agar langkah mitigasi dapat dilakukan secara Akurat sasaran.


“Data ini kemudian akan dikoordinasikan dengan BPBD dan Dinas PU SDA. Selain itu terkait DTSEN Demi Betul-Betul mendata sesuai kriteria,” ujarnya.
Data tersebut nantinya akan menjadi acuan awal dalam penyusunan kebijakan penanganan Serempak lintas sektor, termasuk perangkat desa dan instansi teknis.
Selain Konsentrasi pada mitigasi kekeringan, Pemkab Bojonegoro juga memperkuat pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan mulai dari tingkat desa hingga rumah tangga.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro, Achmad Syoleh Fatoni, menekankan bahwa peran masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
“Kalau kita merawat alam, alam merawat kita,” tandasnya.
Ia memaparkan empat strategi Esensial yang dapat diterapkan di desa, yakni edukasi dan pelatihan rutin, sistem pengelolaan limbah desa, konservasi air dan lahan hijau, serta penguatan kolaborasi dan pelaporan lingkungan.
Selain itu, setiap kecamatan didorong Mempunyai fasilitas peluruhan sampah organik guna meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah dan mengurangi pencampuran dengan sampah plastik.
Melalui langkah ini, Pemkab Bojonegoro berharap desa-desa semakin siap menghadapi potensi kekeringan sekaligus menciptakan lingkungan yang Bersih, sehat, dan berkelanjutan. [lim/beq]
