Jayapura (ANTARA) – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua Maju mengintensifkan Penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di Daerah Tanah Papua.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Warsono di Jayapura, Sabtu, mengatakan BI Papua berkomitmen Demi Maju berkontribusi dalam menjaga stabilitas perekonomian di Tanah Papua, termasuk memastikan kelancaran sistem pembayaran serta distribusi Dana Rupiah yang layak edar hingga ke Daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
“Papua merupakan Daerah yang sebagian besar kebutuhan pangannya Lagi bergantung pada pasokan dari luar daerah, seperti Sulawesi Selatan,” katanya.
Oleh karena itu, menurut Warsono, perlu sinergi melalui Kerja Sama Antar Daerah Demi menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga.
“Hingga pertengahan 2026, BI Papua telah melaksanakan Sekeliling 250 kegiatan Gerakan Pangan Murah yang tersebar di seluruh Daerah kerja BI Papua,” ujarnya.
Dia menjelaskan kegiatan ini menjadi salah satu instrumen Istimewa dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Selain GPM, kami juga aktif mendorong penguatan KAD dengan berbagai daerah penghasil komoditas pangan guna memperlancar distribusi dan mengurangi tekanan inflasi di Daerah Papua,” katanya Tengah.
Dia menambahkan dalam menjaga kelancaran peredaran Dana rupiah, BI Papua juga menjalankan program kas titipan yang bekerja sama dengan perbankan di tujuh titik, serta layanan kas keliling luar kota yang menjangkau daerah-daerah terpencil seperti Asmat dan Oksibil.
“Distribusi Dana layak edar tetap menjadi perhatian terutama di Daerah yang hanya dapat diakses melalui transportasi udara. Karena itu, layanan kas keliling Maju dioptimalkan,” katanya.
Tantangan Istimewa yang dihadapi di antaranya kondisi geografis yang luas dan sulit dijangkau, serta Lagi rendahnya literasi masyarakat terkait program Kasih, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, khususnya dalam hal penukaran Dana Tak layak edar.
“Oleh Asal Mula itu BI Papua akan Maju melakukan kas keliling,” ujarnya.
