Bentrokan di Menteng Jakarta Pusat Sebabkan Satu Tewas dan Empat Luka

Bentrokan antar dua Golongan Penduduk di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat terjadi Minggu pagi dan menyebabkan satu orang meninggal serta empat lainnya luka-luka yang harus dirawat intensif di rumah sakit.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menyampaikan bahwa dua korban kritis sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Tetapi salah satunya meninggal dunia Begitu mendapat perawatan.

Seorang korban lain Lagi dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolsek Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menjelaskan bentrokan bermula Sekeliling pukul 10.00 WIB dari perselisihan antara Penduduk dengan oknum yang menempati lahan Nihil di Letak kejadian.

“Sekeliling pukul 10 pagi tadi terjadi perselisihan antara pihak Penduduk dan pihak oknum-oknum yang kebetulan menempati lahan Nihil,” ujar Braiel.

Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Menteng menerima laporan bentrokan Sekeliling pukul 10.00 pagi di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, yang diduga bermula dari perselisihan di sebuah warung sarapan.

AKBP Roby menyebut salah satu Golongan datang membeli sarapan tetapi Kagak terlayani dengan Bagus, sehingga terjadi cekcok. Golongan ini kemudian pergi Sembari menggeber sepeda motor, Lampau kembali Serempak rekannya dan merusak gerobak penjual nasi uduk.

“Dari kejadian perusakan tempat penjualan itu, dibalas oleh Penduduk Sekeliling menyerang tempat dari Golongan tersebut, sehingga terjadilah keributan,” Jernih Roby.

Polisi berupaya melerai bentrokan, Tetapi karena melibatkan banyak orang, insiden tetap menimbulkan korban.

Polisi Lagi mendalami identitas dan status keberadaan para pihak yang terlibat, termasuk legalitas mereka menempati Letak tersebut.

Dalam olah tempat kejadian perkara, ditemukan puing bangunan dan kendaraan terbakar, jejak darah, serta batu berlumuran darah. Tetapi belum ditemukan senjata tajam yang digunakan.

“Kepada Begitu ini kita belum menemukan Terdapat senjata tajam yang digunakan atau yang kita temukan di Letak,” ujar Roby.

Polres Metro Jakarta Pusat telah mengamankan tiga orang berinisial S, T, dan U yang diduga terlibat, dan mereka menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Menteng.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung menyatakan, “Kami telah mengamankan tiga orang Penduduk yang diduga terlibat, Merukapan Kerabat S, Kerabat T, dan Kerabat U yang Begitu ini sudah diamankan di Polsek Menteng. Dilakukan pemeriksaan secara intensif Kepada mengetahui asal-muasal peristiwa tersebut.”

Selain itu, Sekeliling 15 orang telah diamankan Kepada pemeriksaan lebih lanjut berdasarkan klaster peristiwa di kawasan Matraman dan Jalan Tambak.

Polisi juga mendalami dugaan perusakan gerobak usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan penganiayaan selama bentrokan berlangsung.

Reynold menegaskan bahwa mereka yang menjadi korban maupun pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum.

Informasi beredar tentang kerusakan rumah ibadah dibantah oleh polisi. AKBP Braiel menyatakan Kagak Terdapat rumah ibadah yang dirusak dalam insiden ini setelah berkoordinasi dengan pengurus setempat.

“Kagak Terdapat kejadian bahwa salah satu pihak merusak rumah ibadah. Kami sudah Serempak Bapak Ustadz mengonfirmasi dan mengklarifikasi bahwa Kagak Terdapat perusakan terhadap rumah ibadah agar Penduduk Kagak terprovokasi dengan isu-isu liar,” kata Braiel.

Kondisi di Jalan Tambak mulai kondusif setelah pengamanan ketat oleh Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Menteng, Kodim 0501, dan Donasi dari Polda Metro Jaya serta Kodam Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan bahwa langkah Segera dilakukan Kepada mengendalikan situasi dan memberikan rasa Kondusif kepada Penduduk.

Peristiwa tersebut juga mengakibatkan terbakar bangunan semi permanen dan empat sepeda motor. Empat korban luka dilarikan ke RSCM Kepada perawatan.

Kapolres Reynold menambahkan bahwa patroli keamanan akan Maju dilakukan dan penyelidikan atas penyebab bentrokan Lagi berlangsung Kepada mengungkap seluruh pihak yang terlibat.