Jakarta (ANTARA) – Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan bank-bank BUMN harus semakin sehat, kompetitif dan adaptif dalam menghadapi dinamika ekonomi serta mendukung pembangunan nasional Buat menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat juga negara.
“Pertumbuhan yang kuat harus didukung Esensial yang kuat,” kata Dony Oskaria dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, BUMN sektor perbankan Mempunyai peran strategis dalam menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus menjadi motor pembiayaan sektor produktif.
Penguatan aksi korporasi, lanjut Dony, menjadi bagian Krusial Buat memperkuat Esensial bisnis, meningkatkan daya saing, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Ia mengatakan pada Jumat (3/7), pihaknya menggelar pertemuan dengan jajaran Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Buat membahas perkembangan kinerja perusahaan, arah strategi bisnis, serta berbagai rencana aksi korporasi yang akan dijalankan perusahaan ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada Pengkajian dan penguatan strategi aksi korporasi BNI guna meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas pembiayaan ke sektor produktif, serta memperkuat posisi perusahaan dalam industri perbankan nasional.
Selain itu, pengembangan Kesempatan bisnis dan penguatan sinergi dalam ekosistem BUMN juga menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.
“BNI perlu Maju memperbesar kapasitas bisnisnya agar dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian nasional,” ujar Dony.
Melalui langkah tersebut, BP BUMN Berbarengan Danantara Indonesia Maju mendorong penguatan bank-bank BUMN agar semakin sehat, kompetitif, dan adaptif dalam menghadapi dinamika ekonomi.
Penguatan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan diharapkan dapat semakin memperkokoh peran BNI dalam mendukung pembangunan nasional serta menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat dan negara.
