Bojonegoro (Liputanindo.id) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali mengoperasikan layanan angkutan pelajar sebagai upaya mendukung akses pendidikan yang Terjamin dan terjangkau.
Sebagai tanda pengoperasian layanan ini, digelar kegiatan pemberangkatan simbolis yang dilakukan langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Rabu (29/04/2026) di halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Sekretaris Daerah Edi Susanto, jajaran staf Spesialis, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, perwakilan Jasa Raharja, serta siswa dan guru pendamping.
Momen ini menjadi penanda dimulainya kembali layanan transportasi pelajar yang diharapkan dapat menunjang mobilitas siswa menuju sekolah dengan lebih Terjamin dan nyaman.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa kehadiran angkutan pelajar merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan akses transportasi bagi pelajar.
Layanan ini juga diharapkan dapat membantu orang Sepuh agar Kagak khawatir terhadap mobilitas anak ke sekolah, terutama bagi yang Mempunyai keterbatasan biaya. Selain itu, angkutan pelajar menjadi solusi Demi mengurangi risiko kecelakaan di kalangan pelajar, mengingat Ketika ini Lagi banyak siswa yang menggunakan sepeda motor Demi berangkat ke sekolah.
Bupati juga mengingatkan para pelajar Demi senantiasa menjaga kedisiplinan selama menggunakan layanan angkutan. “Saya minta anak-anakku sekalian Demi selalu Taat pada aturan, menjaga ketertiban, serta menghormati petugas dan pengemudi,” pesannya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya keselamatan dalam operasional angkutan pelajar. Kepada para pengemudi dan petugas, Bupati berpesan agar selalu mengutamakan keselamatan, memberikan pelayanan terbaik, serta menjadi teladan dalam berlalu lintas.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Jasa Raharja, atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin. Menurutnya, sinergi ini merupakan bagian dari upaya Berbarengan dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus membentuk generasi muda Bojonegoro yang unggul dan berdaya saing.
Dengan kembali beroperasinya angkutan pelajar ini, diharapkan para siswa dapat merasakan manfaat Konkret berupa kemudahan akses menuju sekolah, meningkatkan keselamatan perjalanan, serta memberikan rasa Terjamin dan tenang bagi para orang Sepuh. [lim/suf]
