Satwa jerapah di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Foto: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Jakarta: Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Maju memperkuat standar perawatan hewan dengan menerapkan prinsip lima kebebasan (five freedom). Langkah ini diambil Kepada menjamin kesejahteraan seluruh satwa, Bagus dari sisi fisik maupun kesehatan mental, di kawasan konservasi seluas 147 hektare tersebut.
“Penerapan prinsip lima kebebasan ini Krusial Kepada mencegah penderitaan hewan sekaligus memastikan kondisi fisik dan mental mereka tetap terjaga,” kata Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 21 April 2026.
Wahyudi menjelaskan bahwa prinsip tersebut mencakup kebebasan dari rasa lapar dan Dahaga melalui pemberian nutrisi seimbang, serta kebebasan dari ketidaknyamanan dengan menyediakan lingkungan layak. Ragunan juga menjamin perlindungan dari rasa sakit melalui penanganan medis yang Segera dan Betul.
Selain itu, pengelola memastikan satwa Mempunyai kebebasan Kepada mengekspresikan perilaku alami mereka. “Selain itu, kebebasan Kepada mengekspresikan perilaku alami diberikan dengan menyediakan ruang yang cukup, fasilitas pendukung, serta memungkinkan satwa berinteraksi dengan sesama jenisnya,” ucap Wahyudi.
.jpg)
Satwa jerapah di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Foto: Dok. ANTARA.
Prinsip terakhir adalah kebebasan dari rasa takut dan stres. Hal ini dilakukan dengan meminimalkan gangguan lingkungan maupun interaksi Mahluk yang berlebihan. Wahyudi menegaskan bahwa komitmen ini merupakan bagian dari praktik konservasi modern yang wajib dijalankan oleh kebun binatang kelas dunia.
Taman Margasatwa Ragunan Ketika ini menjadi rumah bagi lebih dari 2.009 ekor satwa. Dengan vegetasi yang rimbun lebih dari 20.000 pohon, kawasan ini Maju berupaya menjaga keseimbangan ekosistem demi kenyamanan satwa dan pengunjung.
