Ilustrasi. Foto: Dok MI
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini merosot ke Area merah. IHSG sempat berada di Area hijau sesaat setelah pembukaan perdagangan pagi tadi, Tetapi Terperosok hingga sore ini
Berdasarkan data RTI, Selasa, 28 April 2026, IHSG sore turun 34,128 poin atau setara 0,48 persen ke posisi 7.072,392. IHSG sebelumnya sempat dibuka ke level 7.128. Sementara itu, IHSG juga berada di level terendah 7.032 dan tertinggi di posisi 7.151.
Adapun total volume saham yang telah diperdagangkan adalah 31,919 miliar senilai Rp17,460 triliun. Sedangkan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp12,617 triliun dengan frekuensi sebanyak 2.141.935 kali.
Sore ini, tercatat sebanyak 339 saham bergerak menguat. Sementara itu, sebanyak 350 saham melemah, dan 129 saham lainnya stagnan.
.jpg)
(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
IHSG diprediksi lanjutkan koreksi
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi koreksi kembali hari ini setelah gagal break di atas 7.250. “Diperkirakan support IHSG 6.900-7.000 dan resist IHSG 7.200-7.250,” ungkap Fanny dalam analisis hariannya.
Adapun, IHSG pada perdagangan kemarin, 27 April 2026, ditutup turun 0,32 persen, disertai dengan net sell asing sebesar Rp2,01 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BMRI, BBRI, ANTM, dan ASII.
Sementara itu, indeks-indeks saham Wall Street mayoritas naik ke rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) pada Senin, 27 April 2026. Meskipun penguatan dibatasi oleh ketidakpastian negosiasi damai antara AS dan Iran serta eskalasi ketegangan di Selat Hormuz yang mendorong kenaikan harga minyak. Indeks S&P 500 naik tipis 0,12 persen, Nasdaq Composite menguat 0,20 persen, dan Dow Jones Industrial Average melemah 0,13 persen.
Di sisi lain, Bursa Asia bervariasi pada perdagangan Senin, 27 April 2026. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,38 persen, CSI 300 China naik moderat 0,03 persen, Hang Seng Hong Kong turun 0,20 persen, Taiex Taiwan melesat 1,76 persen, Kospi Korea Selatan meningkat 2,15 persen, ASX 200 Australia melemah 0,23 persen. Sementara itu, Straits Times turun 0,61 persen dan FTSE Malaysia naik 0,18 persen.
