Perundingan Langsung AS-Hamas Bahas Masa Depan Perdamaian Gaza Tak Membuahkan Hasil

KAIRO, Liputanindo.id – Perundingan antara Hamas dan Amerika Perkumpulan (AS) yang digelar di Kairo pekan ini berakhir tanpa kemajuan Konkret. Kedua pihak gagal mewujudkan penerapan fase kedua perjanjian gencatan senjata Gaza.

Ini merupakan pertemuan langsung pertama AS dan Hamas sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025. Delegasi Hamas dipimpin Khalil Al Hayya, sementara AS diwakili penasihat senior Gedung Putih Aryeh Lightstone.

Dua orang sumber dari Hamas mengatakan, pembicaraan berakhir tanpa kemajuan Konkret karena ketidaksepakatan mengenai poin-poin Krusial.

Sumber Hamas lainnya menyebut proposal yang diajukan AS selama pembicaraan sebagai Bukan adil. Dia mengatakan proposal tersebut mengadopsi tuntutan Israel Tetapi mengabaikan kepentingan Palestina dan tuntutan kemanusiaan di Gaza.

“Berkas tersebut mengabaikan komitmen Israel di Rendah fase pertama, yang hanya sebagian kecilnya telah diimplementasikan,” kata sumber tersebut, kepada Anadolu, dikutip Sabtu (18/4/2026).