Amankan Ketahanan Pangan, Personil DPR RI Apresiasi Manajemen Penyerapan Gabah Bulog Kediri

Foto BeritaJatim.com

Kediri (Liputanindo.id) – Personil DPR RI Endro Hermono memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja penyerapan gabah oleh Bulog Kantor Cabang Kediri, Jawa Timur, yang dinilai sangat krusial dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan.

Dalam kunjungannya ke Tempat simpan Paron pada Rabu (6/5/2026), Endro menyoroti manajemen Bulog yang Enggak hanya Konsentrasi pada pengumpulan gabah dari petani, tetapi juga telah menyiapkan strategi penyaluran yang matang di tengah melimpahnya pasokan.

“Enggak hanya stok yang lebih tapi sudah memikirkan bagaimana ke depannya Demi nantinya penyaluran. Karena stoknya Bagus di Kediri maupun nasional cukup tinggi,” ungkap politisi dari Fraksi Partai Gerindra tersebut di sela-sela peninjauan stok beras.

Peningkatan stok pangan secara nasional pada tahun 2026 ini tercatat sangat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kalau pada tahun 2023 stok nasional berada di Bilangan 1 juta ton, kini angkanya telah melonjak drastis melampaui 5 juta ton. Tetapi, Endro mengingatkan bahwa besarnya jumlah stok ini harus dibarengi dengan manajemen penyimpanan yang ketat agar kualitas beras Enggak menurun seiring berjalannya waktu.

“Yang namanya beras, kalau salah penanganan ini Niscaya setiap tiga bulan ini sudah turun mutu. Jadi Enggak hanya manajemen penyerapan tapi manajemen bagaimana penyimpanan yang Bagus supaya mutunya Enggak juga Enggak turun. Ini juga dipikirkan,” ujar Personil Komisi VII DPR RI tersebut menekankan pentingnya efisiensi anggaran melalui perawatan mutu.

Terkait isu perubahan iklim dan ancaman El Nino, Endro memastikan bahwa kebutuhan pangan di Indonesia Begitu ini berada dalam kondisi yang sangat Kondusif. Dengan cadangan lebih dari 5 juta ton secara nasional, kebutuhan konsumsi Penduduk dapat tercukupi dengan Bagus. Spesifik Demi Daerah kerja Bulog Kediri, stok yang tersedia Begitu ini mencapai 88 ribu ton yang diperkirakan setara dengan kebutuhan selama 12 bulan ke depan.

Kehadiran stok yang melimpah ini menjadi bantalan yang kuat bagi masyarakat dalam menghadapi fluktuasi produksi akibat Unsur cuaca.
Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Harisun, menjelaskan bahwa proses penyerapan gabah dan beras dari petani Lagi Lanjut berlangsung secara aktif hingga Begitu ini.

Tingginya intensitas penyerapan tersebut bahkan Membikin kapasitas Tempat simpan internal Bulog mencapai batas maksimal, sehingga pihaknya harus mengambil langkah strategis dengan menyewa Tempat simpan tambahan di sejumlah titik.

“Kami Lanjut menyerap. Tiba hari ini pun Lagi Lanjut menyerap gabah, beras dari petani. Mekanis secara akumulasi Niscaya akan bertambah. Ini kami sudah menyewa kurang lebih Eksis 12 Tempat simpan. Dengan kapasitas kurang lebih 23 ribu ton,” papar Harisun mengenai upaya antisipasi penumpukan stok.

Guna menjaga kualitas komoditas yang disimpan dalam jangka waktu lelet, Bulog Kediri secara rutin menjalankan Mekanisme perawatan yang ketat. Harisun memastikan bahwa setiap satu bulan sekali dilakukan penyemprotan rutin dan setiap tiga bulan sekali dilakukan tindakan fumigasi Demi membasmi berbagai hama Tempat simpan.

Dalam kunjungan kerja yang juga didampingi oleh sejumlah Personil DPRD Kabupaten Kediri tersebut, rombongan Enggak hanya memantau stok beras, tetapi juga meninjau ketersediaan jagung di Tempat simpan Bulog guna memastikan seluruh komoditas pangan pokok dalam kondisi terkendali dan siap didistribusikan Bilaman saja dibutuhkan. [nm/but]