Pasuruan United dan Triple’s Kediri Lolos 16 Besar Aliansi 4 Piala Gubernur Jatim

Foto BeritaJatim.com

Tuban (Liputanindo.id) – Pasuruan United dan Triple’s Kediri memastikan diri lolos ke babak 16 besar Aliansi 4 Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026 Grup BB usai meraih hasil maksimal pada laga terakhir yang digelar di Stadion Tuban Sport Centre (TSC) dan Stadion Lokajaya Tuban, Jumat (9/1/2026).

Pada pertandingan yang berlangsung di TSC, tuan rumah Persatu Tuban harus menelan kekalahan telak 0-3 dari Pasuruan United. Hasil tersebut sekaligus memastikan langkah Pasuruan United ke fase berikutnya. Sementara itu, di waktu yang sama, Triple’s Kediri berhasil menaklukkan Nganjuk Ladang dengan skor 3-1 dalam laga yang digelar di Stadion Lokajaya Tuban.

Kepala Instruktur Pasuruan United, Bio Paulin Pierre, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang dinilai Pandai menjalankan instruksi dengan Berkualitas sepanjang pertandingan. Ia mengaku bangga dengan performa tim dan menilai para pemainnya Mempunyai potensi besar Demi Lalu berkembang.

“Terima kasih, saya bangga kepada para pemain. Mereka menjalankan instruksi dengan Berkualitas. Kami juga respek kepada Musuh, karena ini sepak bola. Hari ini kami sedikit lebih Berhasil,” ujar Bio Paulin.

Foto BeritaJatim.comFoto BeritaJatim.com

Ia berharap keberhasilan lolos ke babak 16 besar ini Dapat menjadi motivasi Demi melangkah lebih jauh hingga ke tingkat nasional. Terkait komposisi pemain, Bio menilai skuad yang Terdapat Demi ini sudah cukup solid dan belum Terdapat rencana melakukan perubahan dalam waktu dekat.

Sementara itu, Instruktur Triple’s Kediri, M. Abdullah Choirul Umar, juga bersyukur atas kemenangan yang diraih timnya Demi menghadapi Nganjuk Ladang. Ia mengakui, selain kerja keras pemain, Terdapat Elemen keberuntungan yang turut mengantarkan timnya lolos ke fase selanjutnya.

“Alhamdulillah kami dapat tiga poin dan lolos ke babak 16 besar. Sasaran awal di babak 32 besar sebenarnya hanya lima poin. Musuh-Musuh cukup kuat dan bermain ngeyel, jadi kami sangat bersyukur Dapat lolos,” tuturnya.

Di sisi lain, Instruktur Persatu Tuban, Slamet Sampurno, menyampaikan permohonan Ampun kepada masyarakat Tuban atas hasil yang belum memuaskan. Ia menyebut absennya sejumlah pemain kunci menjadi salah satu Elemen yang mempengaruhi performa tim di laga penentuan.

“Kami Harap Ampun kepada masyarakat Tuban. Beberapa pemain kunci absen dan kami kebobolan di menit awal, sehingga mental pemain sedikit terganggu. Padahal strategi sudah disiapkan, Tetapi Kagak berjalan maksimal,” ungkap Slamet.

Ia berharap hasil tersebut dapat menjadi bahan Penilaian ke depan agar Persatu Tuban Dapat tampil lebih Berkualitas pada kompetisi berikutnya. (dya/but)