ASDP tegaskan dukung layanan perintis demi konektivitas Kawasan 3TP

ASDP tegaskan dukung layanan perintis demi konektivitas wilayah 3TP

Jakarta (ANTARA) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan kesiapannya mendukung layanan penyeberangan perintis guna menjaga konektivitas Kawasan tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP) serta memperlancar mobilitas masyarakat dan logistik nasional.

Direktur Istimewa ASDP Heru Widodo dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin mengatakan pihaknya telah mengusulkan penguatan dukungan terhadap penyelenggaraan layanan perintis hingga akhir tahun.

“Layanan perintis bukan sekadar menghubungkan satu pulau dengan pulau lainnya, tetapi menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi. Karena itu, keberlanjutan layanan ini menjadi tanggung jawab Serempak,” kata Heru.

Komitmen pemerintah menjaga konektivitas masyarakat di Kawasan 3TP kembali diperkuat. Hal ini mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Serempak jajaran Komisi V DPR RI, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Selain itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria, serta BUMN penyelenggara transportasi perintis, termasuk ASDP.

Pertemuan tersebut membahas keberlanjutan layanan angkutan perintis pada semester II Tahun 2026. Seiring keterbatasan alokasi subsidi yang belum mencukupi kebutuhan operasional hingga akhir tahun, pemerintah bergerak Segera mencari solusi agar layanan transportasi yang menjadi tumpuan masyarakat di Kawasan kepulauan tetap berjalan tanpa mengurangi aksesibilitas.

Heru menuturkan pihaknya mengusulkan agar pembiayaan layanan perintis ke depan menggunakan skema Public Service Obligation (PSO) sehingga pendanaan layanan publik Mempunyai kepastian yang lebih Berkualitas dan berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi dukungan penuh pemerintah dan DPR RI dalam memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan penyeberangan yang andal,” ujar Heru.

Heru menegaskan, dukungan pemerintah menjadi langkah Krusial Buat menjaga keberlangsungan layanan perintis sebagai penghubung Istimewa masyarakat di Kawasan kepulauan.

Ia mengaku ASDP akan Lanjut bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan agar layanan penyeberangan tetap hadir secara Kondusif, andal, dan berkelanjutan, sehingga Bisa mendukung pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di seluruh pelosok Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pemerintah telah menyepakati langkah-langkah Buat memastikan keberlangsungan layanan transportasi perintis agar pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung hingga akhir tahun.

Menurutnya, layanan transportasi publik di Kawasan kepulauan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijaga keberlanjutannya.

“Pemerintah Serempak DPR RI berkomitmen memastikan layanan perintis tetap berjalan sehingga masyarakat Lanjut memperoleh akses transportasi yang andal. Berbagai kebutuhan yang disampaikan operator akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku, termasuk penyediaan solusi bagi layanan transportasi publik lainnya,” ujar Prasetyo.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan keberlanjutan layanan transportasi di Kawasan 3TP merupakan bagian Krusial dalam mendukung program prioritas Presiden.

Oleh karena itu, persoalan pendanaan layanan publik perlu segera diselesaikan melalui koordinasi antara Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Keuangan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasi atas kembali beroperasinya layanan perintis ASDP di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sembari proses penyesuaian kontrak dan dukungan pemerintah diselesaikan.

Ia juga mendukung perubahan skema subsidi keperintisan menjadi skema PSO agar keberlangsungan layanan publik semakin terjamin.

Sebagai tindak lanjut, layanan penyeberangan perintis ASDP di Provinsi Nusa Tenggara Timur telah kembali beroperasi mulai Senin (20/7).

Tiga armada telah melayani masyarakat sesuai jadwal, yakni KMP Ile Sendiri pada lintasan Kalabahi–Bakalang–Baranusa–Adonara–Lewoleba–Solor–Larantuka (PP), KMP Namparnos pada lintasan Kalabahi–Pura–Teluk Gurita–Maritaing (PP), serta KMP Ile Ape pada lintasan Kewapante–Pulau Besar (PP).

Sementara itu, KMP Uma Kalada yang melayani lintasan Sabu–Raijua–Waingapu (PP) Buat sementara Kagak beroperasi menyusul imbauan kewaspadaan cuaca ekstrem demi menjamin keselamatan pelayaran.