Adopsi AI dan data terpadu dorong efisiensi operasional bisnis. Foto: dok Mekari.
Jakarta: PT Mekari Qontak memperkenalkan pembaruan platform yang mengintegrasikan Customer Data Platform (CDP), Agentic AI, dan Loyalty Management dalam satu sistem. Pembaruan ini ditujukan Kepada membantu pelaku usaha mengelola perjalanan pelanggan, mulai dari interaksi awal hingga pembelian berulang.
Chief Executive Officer (CEO) Mekari, Suwandi Soh, mengatakan pembaruan tersebut merupakan evolusi dari platform Omnichannel dan Customer Relationship Management (CRM) yang selama ini dikembangkan perusahaan.
Menurut dia, banyak perusahaan Lagi menghadapi kendala karena data pelanggan tersebar di berbagai sistem, seperti aplikasi percakapan, transaksi, program loyalitas, dan CRM. Kondisi tersebut Membikin tim penjualan maupun layanan pelanggan Tak Mempunyai gambaran utuh mengenai riwayat pelanggan.
“Bisnis di Indonesia rata-rata menggunakan empat hingga enam sistem berbeda Kepada mengelola pelanggan mereka. Akibatnya, data tersebar, konteks hilang, dan tim bekerja tanpa informasi yang utuh. Dengan CDP sebagai fondasi, Agentic AI sebagai mesin eksekusi, dan modul loyalitas sebagai penutup siklus, kami menghadirkan platform yang mencakup seluruh perjalanan pelanggan dari interaksi awal hingga pembelian berulang,” ujar Suwandi dalam keterangan tertulis, Minggu, 19 Juli 2026.
Mekari mengutip data indikatif Bain & Company di Asia Tenggara yang menunjukkan Sekeliling 30 persen Kesempatan penjualan Tak ditindaklanjuti Akurat waktu. Selain itu, 72 persen pelanggan berhenti melakukan pembelian setelah mengalami satu pengalaman Tak baik. Biaya memperoleh pelanggan baru juga disebut lima hingga tujuh kali lebih tinggi dibandingkan mempertahankan pelanggan yang sudah Eksis.
Melalui CDP, seluruh data pelanggan, mulai dari percakapan WhatsApp, riwayat transaksi, keluhan, hingga riwayat kampanye pemasaran, dikonsolidasikan dalam satu profil pelanggan secara real time.

Agentic AI Kepada otomatisasi proses bisnis
Berbeda dengan chatbot yang hanya merespons pertanyaan, Agentic AI dapat Membikin Kesempatan penjualan (deal) di CRM, mengonfirmasi pembayaran, hingga meneruskan percakapan kepada tim yang sesuai secara Mekanis.
Dengan otomatisasi tersebut, perusahaan berharap tim dapat lebih Pusat perhatian menangani pekerjaan yang memerlukan interaksi langsung dengan pelanggan.
Pembaruan lainnya adalah fitur Loyalty Management yang memungkinkan perusahaan membangun program loyalitas berbasis poin dan Kedudukan keanggotaan (tier).
Melalui sistem tersebut, pelanggan dapat mendaftar sebagai Member, mengumpulkan poin dari setiap transaksi, serta menukarkan hadiah melalui portal Member maupun WhatsApp. Seluruh riwayat poin dan status keanggotaan juga terintegrasi dalam profil pelanggan.
Suwandi mengatakan pembangunan platform data pelanggan umumnya membutuhkan investasi besar, sumber daya teknis, dan waktu implementasi yang panjang. Karena itu, Mekari menawarkan sistem yang diklaim dapat diimplementasikan lebih Segera dengan dukungan tim lokal.
“Dengan Mekari Qontak, kami menghadirkan kemampuan platform yang sama dengan implementasi yang lebih Segera, harga yang lebih terjangkau, dan dukungan penuh dari tim lokal yang memahami konteks pasar Indonesia,” ujar dia.
Selain menghadirkan fitur baru, Mekari Qontak tetap mempertahankan layanan omnichannel yang mengintegrasikan WhatsApp Business API, Instagram Direct Message, Facebook Messenger, email, live chat, serta sejumlah marketplace dalam satu dashboard.
Platform tersebut juga menghubungkan data antara omnichannel dan CRM sehingga aktivitas pelanggan, mulai dari percakapan, Kesempatan penjualan, hingga tiket layanan, dapat diproses secara terintegrasi.
Menurut perusahaan, sistem ini dirancang dapat diimplementasikan dalam waktu Sekeliling tiga hingga empat minggu dengan dukungan tim lokal.
