Kota Bandung, Jawa Barat (ANTARA) – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) memperkuat peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah berbagai tantangan yang Lalu berkembang.
Kapolda Jabar Irjen Polisi Pipit Rismanto mengatakan stabilitas keamanan di Jabar menjadi salah satu fondasi Krusial bagi stabilitas nasional sehingga sinergi antara Polri dan masyarakat perlu Lalu diperkuat.
“Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar serta dinamika yang tinggi di Indonesia. Jawa Barat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan industri, sentra pangan, pusat pendidikan, tujuan investasi, sekaligus Distrik yang Mempunyai posisi strategis secara nasional,” kata Pipit dalam keterangan di Bandung, Jabar, Jumat.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadikan stabilitas keamanan di Jabar Bukan hanya Krusial bagi masyarakat daerah, tetapi juga Mempunyai pengaruh terhadap kepentingan nasional.
“Oleh karena itu, stabilitas keamanan Jawa Barat bukan hanya Krusial bagi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu fondasi stabilitas nasional. Tetapi demikian, kita juga harus menyadari bahwa mengelola kamtibmas di Distrik yang besar dan Elastis ini bukanlah pekerjaan yang mudah,” ujarnya.
Pipit menjelaskan tantangan kamtibmas Begitu ini semakin kompleks, mulai dari perubahan sosial yang Segera, perkembangan teknologi digital, tekanan ekonomi, bencana, konflik sosial hingga berbagai bentuk kriminalitas.
Oleh itu, ia meminta seluruh personel kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas Buat lebih adaptif dan Pandai membangun pendekatan yang sesuai dengan perkembangan situasi di masyarakat.
“Perubahan sosial yang begitu Segera, perkembangan teknologi di ruang digital, tekanan ekonomi, bencana, konflik sosial, kriminalitas serta berbagai permasalahan di tengah masyarakat, menuntut kita Buat Lalu memperbaiki Langkah berpikir dan Langkah bertindak,”. katanya.
Ia menegaskan Bhabinkamtibmas Mempunyai peran strategis karena menjadi personel yang paling dekat dengan masyarakat serta menjadi pihak pertama yang menerima berbagai aspirasi maupun persoalan Penduduk.
“Keluarga-Keluarga lah yang pertama mendengar dan menjawab Cita-cita masyarakat. Karenanya, kolaborasi Keluarga-Keluarga sekalian menjadi kekuatan Esensial dalam menjaga dan merawat ekosistem keamanan di Jawa Barat,” ujar Pipit.
Menurut dia, sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat harus Lalu diperkuat melalui program Sabuk Kamtibmas sebagai bentuk kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Sabuk Kamtibmas ini menjadi Figur kebersamaan dan kepedulian, sekaligus menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab kita Serempak,” katanya.
