Ringkasan Informasi:
- Surabaya Vaganza 2026 menampilkan parade lampu spektakuler bertajuk “Festival of Lights: Garden of Hope”.
- Pemkot Surabaya menggelar doa Serempak dan santunan anak yatim Kepada kelancaran acara di tengah cuaca ekstrem.
- Parade lampu diharapkan memacu sektor pariwisata dan ekonomi melalui kolaborasi antara pemerintah, hotel, dan destinasi wisata.
Surabaya (Liputanindo.id) – Surabaya Vaganza 2026 kembali hadir dengan konsep baru bertajuk “Festival of Lights: Garden of Hope” atau Parade Lampu pada Sabtu malam (16/5/2026). Di balik kemegahan acara ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah-langkah yang tak Normal demi kelancaran perhelatan yang memadukan seni Terang dan budaya lokal.
Menghadapi cuaca ekstrem beberapa hari terakhir, panitia secara Spesifik menggelar doa Serempak yang melibatkan pemuka Keyakinan dan puluhan anak yatim Kepada memohon agar langit cerah Demi parade berlangsung.
Plt Kepala Disbudporapar Kota Surabaya, Herry Purwadi, menegaskan, “Sejauh ini kami dengan ustaz nggih, kami sudah minta doa, kami undang anak yatim Kepada mendoakan agar cuacanya terang hari ini dan Seluruh acara berjalan dengan Lancar.”
Selain aspek spiritual, acara doa Serempak juga menjadi momen penyaluran santunan kepada anak yatim dari panti asuhan setempat. “Doa Serempak sebelum acara hari ini sudah kami undang ke kantor, kasih santunan anak yatim minta didoakan juga, beberapa hari yang Lewat,” tambah Herry.
Herry menyadari bahwa doa merupakan salah satu ikhtiar spiritual, Tetapi pihaknya tetap menyiapkan antisipasi terhadap hujan dengan mengimbau pengunjung membawa payung atau jas hujan.
“Kami berharap mudah-mudahan terang ya, kita berdoa tetapi Seluruh itu Kalau Allah menghendaki apapun yang terjadi ya kita harus sedia payung sebelum hujan,” ujarnya.
Surabaya Vaganza tahun ini tampil lebih hidup dengan parade lampu yang menempuh rute dari Jalan Pahlawan menuju Balai Kota, melintasi kawasan Bambu Runcing, dan berakhir di Pentas Istimewa Balai Pemuda. Herry menjelaskan,
“Konsep ini lebih kompleks karena Enggak hanya menggunakan rangkaian Merekah, tetapi juga berbasis pencahayaan yang akan Membikin estetika kota terlihat lebih hidup.”
Selain sebagai hiburan, parade lampu ini diproyeksikan menjadi motor penggerak sektor pariwisata dan ekonomi daerah melalui kolaborasi Pemkot Surabaya, pelaku bisnis perhotelan, dan pengelola destinasi wisata.
Dengan kombinasi Penemuan seni Terang dan semangat lokal, Surabaya Vaganza 2026 diharapkan Pandai menghadirkan pengalaman visual yang memukau sekaligus memperkuat identitas budaya kota. [rma/suf]
