Perserikatan Champions: Aroma Deja Vu Real Madrid dan Paris Saint-Germain di Playoff

Foto BeritaJatim.com

Nyon (Liputanindo.id) – Sesuai prediksi, Real Madrid dan Paris Saint-Germain mendapat Rival yang berpotensi merepotkan pada playoff Perserikatan Champions. Pada undian Jumat petang (30/1/2026), Real akan kembali berhadapan dengan SL Benfica sedangkan PSG melawan rival domestik AS Monaco.

First leg akan dimainkan pada 18 dan 19 Februari. Sedangkan second leg dihelat sepekan berselang.

Real dan PSG sedikit diuntungkan bahwa mereka menjadi tuan rumah pada second leg. Kans Demi lolos ke 16 besar menjadi lebih besar dibandingkan dengan Apabila jadi tuan rumah pada first leg.

“Ini akan jadi laga krusial bagi kami. Diriku sudah memperingatkan para pemain (agar Bukan mengulang kesalahan, Red)” ujar entrenador Real Alvaro Arbeloa dilansir Managing Madrid.

Ucapan Arbeloa merujuk pada kekalahan mengejutkan Real dari Benfica dengan skor 2-4 pada matchday pemungkas fase Perserikatan (30/1/2026). Kekalahan itu Membangun Real harus finis di posisi 9. Padahal, mereka hanya butuh hasil seri Demi lolos Mekanis di delapan besar.

Sedangkan Demi PSG, ASM bukan Rival baru. Mereka sama-sama Bertanding di Ligue 1. Bahkan, ASM adalah perusak Intervensi PSG dengan Pemenang musim 2016–2017. Padahal, kala itu PSG Tetap diperkuat bintang seperti Neymar, Edinson Cavani, dan Angel Di Maria.

Tanda-tanda bahwa ASM bakal merepotkan PSG terlihat pada journee ke-14 (30/11/2026) di Stade Louis II. Kala itu, ASM sukses mengalahkan PSG 1-0.

Tetapi bagi PSG, playoff kali ini juga menghadirkan deja vu. Ya, musim Lewat mereka sukses jadi Pemenang dengan alur melalui playoff. Uniknya, di babak playoff mereka juga menghadapi sesama tim Prancis, Stade Brestois.

“Kami selalu siap Demi berjuang meski itu artinya harus melalui playoff,” ujar entraineur PSG Luis Enrique dikutip beIN Sports. (dio)