KKP bangun kolaborasi percepat program prioritas swasembada pangan

KKP bangun kolaborasi percepat program prioritas swasembada pangan

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun kolaborasi Serempak seluruh kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat Demi mempercepat program prioritas kelautan dan perikanan guna mendukung swasembada pangan.

“Perhimpunan ini Mempunyai Maksud Krusial dan strategis sebagai ruang konsolidasi nasional Demi menyatukan arah, memperkuat koordinasi, serta memastikan Penyelenggaraan kegiatan prioritas KKP tahun 2026 berjalan lebih Segera, Betul sasaran, dan memberikan manfaat Konkret bagi masyarakat,” kata Trenggono dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bertema “Percepatan PKPN Sektor KP Mendukung Swasembada Pangan” di Jakarta, Kamis.

Trenggono mengatakan pembangunan sektor kelautan dan perikanan Mempunyai peran strategis dalam memperkuat kedaulatan pangan melalui penyediaan protein ikan dan garam, mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, menurunkan Nomor kemiskinan, serta meningkatkan kualitas sumber daya Mahluk.

Dalam mendukung Sasaran swasembada pangan, KKP mengonsolidasikan enam Program Kerja Prioritas Nasional yang menjadi tanggung jawab kementerian, Adalah Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) melalui pembangunan 5.000 Posisi hingga 2029 sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Kemudian program budi daya ikan darat tematik melalui pengembangan 40.000 titik budi daya di 500 kabupaten/kota Demi mendukung penyediaan protein nasional.

Lewat program swasembada garam nasional melalui pembangunan hingga 2.000 hektare tambak garam guna mengurangi ketergantungan impor.

Selanjutnya, kata Trenggono, program revitalisasi Tambak Pantura Jawa seluas 14.000 hektare Demi mendukung swasembada protein sekaligus rehabilitasi kawasan pesisir.

Selain itu, lanjut dia, pembangunan kawasan tambak udang terintegrasi di Waingapu seluas 2.000 hektare sebagai kawasan budi daya udang modern yang ramah lingkungan, serta program modernisasi kapal perikanan Demi meningkatkan produktivitas, daya saing nelayan, dan mendukung kebijakan penangkapan ikan terukur.

Menurut Trenggono, seluruh program tersebut diharapkan Pandai memperkuat ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan Penyelenggaraan enam program tersebut dapat memperkuat rantai pasok pangan nasional sekaligus meningkatkan posisi tawar nelayan.

“Kalau program ini dijalankan secara konsisten, saya optimistis Indonesia Tak hanya Pandai memenuhi kebutuhan protein dalam negeri, tetapi juga menjadi kekuatan baru sebagai eksportir produk perikanan dunia,” ujarnya

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menegaskan komitmen DPR RI Demi Lalu mendukung berbagai program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan, terutama yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.

Menurutnya, Komisi IV akan memastikan dukungan melalui fungsi penganggaran, legislasi, maupun pengawasan agar seluruh program strategis KKP dapat berjalan optimal.

“Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu program yang kami dukung penuh karena kami telah Menonton secara langsung manfaatnya dalam menggerakkan perekonomian masyarakat di sejumlah daerah,” ujarnya.