Polisi Australia Gagalkan Penyelundupan Kokain Terbesar dalam Sejarah

Aparat kepolisian berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika dalam skala masif di Distrik Greater Western Sydney. Dilansir dari Detikcom, Kepolisian Federal Australia (AFP) mengamankan sebanyak 2,7 ton kokain yang diperkirakan Mempunyai nilai jual mencapai AU$816 juta.

Petugas menemukan barang haram tersebut di kawasan Londonderry pada hari Jumat (19/06). Jaringan kriminal menyembunyikan kokain di dalam tiga kontainer pengiriman yang ditempatkan pada bunker Dasar tanah dengan penyamaran menyerupai Alas Standar.

Operasi ini mencatatkan sejarah sebagai penyitaan kokain terbesar yang pernah terjadi di Australia. Jumlah tersebut diklaim setara dengan tiga juta kali aktivitas perdagangan ilegal di jalanan.

Pihak berwenang menahan dua pria berusia 20-an tahun yang sempat berupaya melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap di Posisi kejadian. Keduanya menghadapi dakwaan atas kepemilikan narkoba dalam jumlah komersial.

Kedua tersangka telah dihadirkan di pengadilan New South Wales pada hari Sabtu (20/06). Majelis hakim memutuskan Demi tetap menahan mereka hingga persidangan berikutnya yang dijadwalkan pada bulan Agustus mendatang.

Aparat penegak hukum menduga kuat bahwa kokain tersebut awalnya masuk melalui kawasan dekat Midge Point di Queensland Utara. Komplotan penyelundup kemudian membawa barang tersebut ke Sydney berdasarkan perintah dari Grup kejahatan terorganisir setempat.

Penyelidikan intensif ini berjalan selama satu bulan melalui operasi gabungan antara AFP dan Kepolisian Queensland. Kasus ini mulai terendus setelah petugas lokal yang memadamkan kebakaran truk di dermaga Bahtera Midge Point menemukan 40 kilogram kokain mengapung di perairan.

Petugas menduga insiden kebakaran armada truk tersebut sengaja dilakukan oleh pelaku. Tindakan itu disinyalir sebagai upaya Demi menghapus jejak serta menghancurkan bukti impor barang terlarang.

Komandan AFP Stephen Jay menjelaskan bahwa penyitaan di Greater Western Sydney dan intersep lain di Brisbane merupakan bagian dari satu jalur pengiriman yang sama. Secara keseluruhan, total narkoba yang diamankan mencapai 3,1 ton dengan nilai jalanan menembus AU$1 miliar.

Menurut Stephen Jay, Posisi di Londonderry merupakan tempat persembunyian yang dirancang secara rumit. Para penyelidik berhasil membongkar tempat tersebut setelah mengamati adanya perubahan struktur tanah yang mencurigakan di dekat kontainer pengiriman.

Pengembangan Kasus dan Penahanan Kapal di Luar Negeri

Hingga Ketika ini, pihak kepolisian telah menangkap dan mendakwa enam orang yang diduga terlibat dalam jaringan distribusi narkoba lintas Distrik ini. Pemeriksaan intensif Lalu dilakukan terhadap para tersangka Demi memetakan peran masing-masing.

Seorang pria berusia 32 tahun dari Petrie didakwa atas kepemilikan narkoba berbahaya serta keterlibatan dalam kejahatan. Ia juga menerima satu dakwaan tambahan berupa percobaan kepemilikan narkoba terlarang dalam jumlah komersial dan akan bersidang di Pengadilan Magistrat Brisbane bulan depan.

Di Posisi yang sama, seorang Perempuan berusia 32 tahun asal Petrie turut diamankan dengan dakwaan serupa. Polisi mensinyalir Perempuan tersebut menetap di rumah yang menjadi bagian dari fasilitas pendukung operasi penyelundupan.

Tersangka lain merupakan seorang pria berusia 24 tahun asal Green Valley yang ditangkap dan diekstradisi ke Queensland pekan Lampau. Pemuda ini dituduh melakukan perjalanan ke Midge Point pada bulan Mei guna membantu proses pengumpulan serta pengangkutan logistik narkoba.

Selain menangkap para pelaku, intervensi hukum juga menyasar armada pengangkut yang digunakan oleh sindikat. Polisi menjatuhkan tuduhan terhadap sebuah kapal bernama MV Wealth yang diduga kuat terlibat dalam skema impor ini setelah kapal tersebut ditahan oleh otoritas Kepulauan Solomon.

Komandan Jay mengapresiasi sinergi seluruh lembaga yang terlibat dalam operasi besar ini. Pihak otoritas menyatakan keyakinannya bahwa seluruh pasokan narkoba yang terkait dengan jaringan impor ini telah berhasil disita.

“Dugaan rencana Demi mendistribusikan Dekat 3 ton kokain, dengan mengatur agar Bahtera Dunia menurunkan narkoba di Queensland Utara sebelum memindahkannya ke Sydney, menunjukkan betapa terorganisir dan gigihnya jaringan kriminal ini, dan sejauh mana mereka mau bertindak demi mengejar keuntungan,” katanya.

“Penyelidikan terhadap asal-usul narkoba Tetap berlangsung, dan kami akan bekerja sama dengan Kenalan penegak hukum Dunia dan domestik Demi mengidentifikasi sindikat kriminal dan siapa pun yang terlibat dalam memfasilitasi dugaan upaya impor narkoba ini.”

Superintendent Kepolisian Queensland, Troy Pukallus, menegaskan bahwa keberhasilan operasi Serempak ini telah memotong jalur pasokan narkotika dalam jumlah yang sangat signifikan dari ekosistem ilegal.

“Apa yang dimulai dengan tindakan polisi Mackay dan cabang Penyelidikan kriminal Mackay setelah penemuan narkoba di Midge Point berkembang menjadi Penyelidikan multi-lembaga yang canggih yang menargetkan jaringan kriminal terorganisir,” katanya.

“Penyelidikan dengan skala seperti ini membutuhkan pengalaman, ketekunan, dan kolaborasi, dan saya Mau mengakui dedikasi Seluruh petugas yang terlibat dalam membawa masalah ini ke pengadilan dan melindungi masyarakat dari bahaya yang dapat ditimbulkan oleh narkoba ini.”