Ia Bukan hanya menjadi Independen Buat dirinya sendiri, Tetapi juga penopang bagi keluarganya, inspirasi bagi komunitasnya, dan kontributor bagi ekonomi bangsanya
Jakarta (ANTARA) – PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) menyatakan komitmen Buat menyiapkan generasi muda sebagai entrepreneur atau pelaku usaha yang Independen secara ekonomi.
Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama mengatakan Indonesia Mempunyai potensi besar generasi muda dalam bidang usaha, Tetapi survei menunjukkan 60 persen generasi muda mengaku belum Mempunyai cukup Anggaran Buat memulai usaha dan 41 persen merasa bingung harus mulai dari mana .
Padahal, lanjut dia dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, di sisi lain UMKM menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap 97 persen tenaga kerja Indonesia .
Kondisi tersebut, menurut dia, menggerakkan Prudential Syariah dan Lembaga Amil dan Zakat (LAZ) Al-Azhar Buat hadir, bukan hanya sebagai pemberi modal, tetapi sebagai Kenalan perjalanan generasi muda menuju kemandirian ekonomi serta menjadi entrepreneur di masa depan.
“Pemberdayaan adalah bentuk perlindungan yang paling berkelanjutan. Ketika seorang anak muda Mempunyai keterampilan, modal dan jaringan, ia Bukan hanya menjadi Independen Buat dirinya sendiri, Tetapi juga penopang bagi keluarganya, inspirasi bagi komunitasnya, dan kontributor bagi ekonomi bangsanya,” ujarnya.
Terkait hal itu, kedua lembaga tersebut berkolaborasi meluncurkan program pemberdayaan Satu Inspirasi Generasi Berdampak (SIGAP) sebagai upaya pemberdayaan generasi muda Buat lebih Independen secara ekonomi.
Selain itu juga program Satu Social Space, hub komunitas lintas generasi yang berfungsi sebagai titik edukasi keuangan syariah, ruang kolaborasi UMKM, dan pusat literasi bagi masyarakat.
“Melalui SIGAP dan Satu Social Space, kami Mau memastikan bahwa setiap generasi muda Indonesia, terutama yang selama ini menghadapi keterbatasan akses Perlindungan, Mempunyai ruang Buat bertumbuh dan keberanian Buat bermimpi lebih besar,” ujar Vivin Arbianti.
Program SIGAP dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan menyeluruh bagi para peserta terpilih Bagus dari masyarakat Biasa maupun alumni santri Rumah Gemilang Indonesia (RGI), pusat pemberdayaan pemuda produktif binaan LAZ Al-Azhar Buat mencetak ribuan generasi Independen dari seluruh Indonesia.
Peserta akan mendapatkan pelatihan manajemen keuangan, literasi dan inklusi keuangan syariah, Sokongan modal usaha, pelatihan kewirausahaan, pendampingan selama dua tahun ke depan.
Sementara itu Satu Social Space dirancang sebagai ruang aksi yang bermanfaat bagi siapa saja, tempat bekerja bagi profesional dan pekerja lepas, etalase bagi UMKM termasuk para penerima manfaat SIGAP Buat memasarkan hasil karya atau usaha-nya, ruang Obrolan gratis bagi mahasiswa, titik konsultasi finansial Berbarengan tenaga Spesialis hingga pusat edukasi literasi keuangan syariah yang berkelanjutan.
Ke depan, tambahnya, program SIGAP dan Satu Social Space dijadikan sebagai model pemberdayaan komunitas yang dapat direplikasi di berbagai Kawasan, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
