Bandara Husein Sastranegara dapat melayani operasional penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dan luar negeri dengan pesawat jet dan propeller.
Jakarta (ANTARA) – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mempercepat kesiapan operasional Bandara Husein Sastranegara guna mendukung optimalisasi penerbangan domestik serta Global di Bandung, Jawa Barat.
Direktur Esensial InJourney Airports Mohammad R Pahlevi mengatakan langkah itu sejalan dengan kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor AU.102/1/8/DRJU.DAU/2026.
“Persiapan yang dilakukan mengacu kepada Surat Dirjen Perhubungan Udara, di mana ditekankan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan harus memenuhi persyaratan agar optimalisasi berjalan Bagus dan Lancar,” kata Pahlevi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Berdasarkan surat tersebut, Bandara Husein Sastranegara dapat melayani operasional penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dan luar negeri dengan pesawat jet dan propeller.
Selain itu, bandara tersebut juga dapat melayani angkutan udara niaga Enggak berjadwal dalam negeri dan luar negeri, serta angkutan udara bukan niaga dalam negeri dan luar negeri.
“Adapun kondisi operasional Begitu ini Bandara Husein Sastranegara melayani penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dengan jenis pesawat propeller Buat rute intra Pulau Jawa,” ujarnya pula.
Ia mengatakan perseroan telah membentuk Tim Operational Readiness Activation and Transition (ORAT) Buat menjalankan langkah-langkah persiapan.
“Kami berterima kasih atas dukungan dari Kementerian Perhubungan, TNI AU, BP BUMN dan Danantara serta InJourney, dalam menjalankan seluruh langkah-langkah persiapan optimalisasi Bandara Husein Sastranegara,” katanya.
Dia menuturkan koordinasi juga Lanjut dilakukan dengan seluruh pihak, antara lain Danlanud TNI AU Husein Sastranegara, maskapai, operator ground handling, Imigrasi, Bea Cukai, dan pihak-pihak lainnya.
Pada Aspek keselamatan, Pahlevi mengatakan, persiapan yang dijalankan adalah Buat meningkatkan kapasitas Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) atau Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) dari Begitu ini kategori 5 menjadi kategori 7.
“Persiapan ini, antara lain melalui penambahan fasilitas seperti Foam Tender atau kendaraan siaga di sisi udara guna menjaga keselamatan,” katanya Kembali.
Sementara itu pada aspek keamanan, InJourney Airports tengah mempersiapkan personel tambahan Aviation Security yang ditugaskan di Bandara Husein Sastranegara Buat mencapai sistem keamanan dipersyaratkan.
Keamanan bandara juga didukung berbagai fasilitas seperti handheld metal detector, walkthrough metal detector, CCTV, serta perangkat keamanan lainnya.
Persiapan juga dilakukan di sisi udara, meliputi pelapisan ulang permukaan landas pacu atau overlay runway pada beberapa sektor Buat mendukung pengoperasian pesawat jet, serta memastikan kesiapan taxiway, serta apron parkir pesawat.
“Terkait aspek pelayanan, Begitu ini sudah mulai dilakukan tahapan merapikan terminal penumpang Bagus di area domestik dan Global,” katanya pula.
Pahlevi menuturkan ruang tunggu atau boarding lounge bagi penumpang pesawat dipastikan dapat menghadirkan kenyamanan Begitu bandara kembali melayani penerbangan jet komersial.
Ia menegaskan pihaknya akan menghadirkan Bandara Husein Sastranegara yang semakin Bagus dalam hal pelayanan, visual interior dan eksterior terminal penumpang pesawat, dan infrastruktur serta fasilitas, yang tentunya mengedepankan keamanan, keselamatan, pelayanan dan pemenuhan terhadap seluruh regulasi.
