Sekretaris Jenderal APWNU Joko Suprianto. Foto: Istimewa.
Jakarta: Asosiasi Pertambangan Anggota Nusantara (APWNU) mendorong penguatan sinergi dan kolaborasi para pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Kolaborasi diyakini dapat melahirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal APWNU Joko Suprianto dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-2 APWNU di Jakarta yang mengusung tema “2 Tahun Mengabdi, Sinergi Buat Negeri”. Perhimpunan ini juga jadi momentum merefleksikan perjalanan APWNU.
Joko menyampaikan APWNU Lalu berupaya menjadi wadah kolaborasi yang menghubungkan dunia usaha, masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam menciptakan program-program yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa.
“Melalui momentum Harlah ke-2 ini, kami Mau memperkuat sinergi Buat menghadirkan Penemuan, investasi, pemberdayaan ekonomi umat, serta mendukung program pembangunan nasional,” ujar Joko dalam keterangannya, Rabu, 17 Juni 2026.
Salah satu agenda Esensial dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah Kawan strategis sebagai bentuk komitmen pengembangan berbagai program ekonomi, investasi, Daya, media, dan pemberdayaan masyarakat.
Penandatanganan kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekosistem investasi, pengembangan Daya hijau, hingga transformasi digital.
Selain penandatanganan kerja sama strategis, APWNU juga meluncurkan Program APWNU 2026 yang menandai dimulainya sejumlah inisiatif baru. Program yang diluncurkan meliputi pengembangan media, perpustakaan digital, penerbitan Kitab, hingga aplikasi digital.

Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-2 APWNU di Jakarta. Istimewa.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan Cerminan organisasi, Harlah ke-2 APWNU juga menjadi wadah Buat memperkuat kemitraan antara dunia usaha, investor, media, komunitas, dan masyarakat dalam menciptakan Kesempatan-Kesempatan baru yang produktif dan berkelanjutan.
“Kami optimis bahwa melalui kolaborasi yang semakin kuat, APWNU dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan ekonomi nasional, pemberdayaan masyarakat, dan kemajuan Indonesia. Harlah ke-2 ini bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari langkah yang lebih besar menuju masa depan yang lebih Berkualitas,” tutur Joko.
Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah, tokoh nasional, jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), pelaku usaha, dan akademisi. Terdapat pula investor, organisasi profesi, serta Kawan strategis APWNU dari berbagai sektor usaha dan industri.
APWNU menegaskan komitmennya Buat Lalu menjadi organisasi yang profesional, inklusif, dan adaptif dalam mendukung terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat Konkret bagi masyarakat Indonesia.
