Indeks Kospi Korea Selatan. Foto: Xinhua/Jun Hyosang.
Singapura: Pasar Asia anjlok pada perdagangan Senin karena investor mengerem laju kenaikan pesat saham kecerdasan buatan (AI), sementara serangan Israel di Beirut mendorong harga minyak dan dolar AS naik.
Mengutip Investing.com, Senin, 8 Juni 2026, indeks Kospi Korea Selatan yang didominasi saham chip mengalami penurunan tajam hingga lebih dari 6,8 persen dan sempat memicu penghentian sementara selama 20 menit. Indeks acuan ini turun Sekeliling 14 persen dari rekor tertinggi pekan Lampau.
Sementara, indeks Nikkei Jepang turun sebesar 3,4 persen pada perdagangan awal, meskipun indeks berjangka S&P 500 dan Nasdaq 100 AS mencoba Buat pulih setelah aksi jual tajam pada perdagangan Jumat Lampau.
Nasdaq turun 4,2 persen pada perdagangan Jumat setelah laporan pekerjaan yang menggembirakan meningkatkan ekspektasi kenaikan Bangsa Kembang Federal Reserve.
Kepala Investasi di Lucerne Asset Management Singapura Marc Velan mengatakan langkah ini lebih terlihat seperti penyesuaian posisi dan pelonggaran momentum daripada penilaian ulang terhadap prospek jangka panjang AI.
“Saham-saham teknologi Korea termasuk yang berkinerja terbaik secara Dunia dan banyak dimiliki investor, jadi ketika ekspektasi Bangsa Kembang bergeser setelah laporan lapangan kerja, saham-saham tersebut menjadi sumber likuiditas alami,” tutur dia.
Di sisi lain, imbal hasil obligasi Treasury dua tahun naik lebih dari 11 basis poin pada perdagangan Jumat dan naik 1,6 bps pada perdagangan Senin menjadi 4,1782 persen. “Narasi AI menggerakkan segalanya mulai goyah minggu Lampau,” kata Kepala Strategi Pasar Makro di BNY Bob Savage.

(Ilustrasi. Foto: Medcom.id)
Pusat perhatian IPO SpaceX dan Anthropic
Savage menambahkan, Jarak ini menjadi pertanyaan apakah sehat dalam reli ekuitas sembilan minggu atau puncaknya tetap menjadi pertanyaan kunci.
“Pusat perhatian IPO pada SpaceX dan Anthropic adalah bagian dari Jarak tersebut, apakah Buat memberi ruang bagi kapitalisasi pasar baru atau Buat memikirkan kembali nilai?” tutur dia.
Pekan depan akan diwarnai oleh pencatatan saham raksasa SpaceX , yang diperkirakan akan ditetapkan harganya pada Kamis dan diperdagangkan pada Jumat, tetapi juga akan Pusat perhatian pada inflasi dengan data harga konsumen AS yang akan dirilis pada Rabu dan pertemuan bank sentral di Kanada dan Eropa.
Debut SpaceX diperkirakan akan diikuti oleh IPO besar lainnya dalam beberapa bulan mendatang dari Anthropic dan OpenAI, yang mengumpulkan begitu banyak Dana sehingga para pialang khawatir hal itu dapat menguras aset lainnya.
