Bupati Aceh Barat temui Danjen Kopassus perkuat ketahanan pangan

Bupati Aceh Barat temui Danjen Kopassus perkuat ketahanan pangan

Meulaboh (ANTARA) – Bupati Aceh Barat Tarmizi, melakukan pertemuan dengan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Laskar Tertentu (Kopassus), Letnan Jenderal TNI Djon Afriandi, di Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan dukungan pertanian di daerah.

“Pertemuan ini Kagak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum strategis Buat mempererat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah serta pengabdian kepada masyarakat,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi dalam keterangan kepada ANTARA, Kamis.

Tarmizi mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihaknya membahas upaya percepatan dan kelanjutan proyek infrastruktur vital di Aceh Barat, yakni kelanjutan pembangunan Irigasi Lhok Guci yang selama ini menjadi salah satu sumber air, Buat mendukung lahan pertanian di Kabupaten Aceh Barat.

Menurutnya, Irigasi Lhok Guci Aceh Barat selama ini sangat Krusial bagi ketersediaan sumber air di areal sawah petani, karena sebagian besar lahan pertanian dan sawah di daerah tersebut merupakan areal tadah hujan.

Tarmizi menjelaskan, sebelumnya Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Kementerian Pekerjaan Biasa (PU), Dwi Purwantoro, sempat meninjau langsung ke Aceh Barat dan menyatakan kesiapan pusat Buat mengucurkan anggaran sebesar Rp1 triliun demi menuntaskan proyek Irigasi Lhok Guci.

Tetapi, rencana tersebut terkendala menyusul terjadinya bencana banjir besar di Aceh yang berdampak pada refocusing anggaran menjadi Nihil, bersamaan dengan pergantian pejabat Dirjen SDA.

Begitu ini, jabatan Dirjen SDA Kementerian PU diamanahkan kepada Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, yang juga merupakan perwira tinggi berlatar belakang Kopassus.

Selain itu, kata dia, pemerintah daerah juga turut melakukan pembahasan pembangunan kolam retensi Kota Meulaboh, Aceh Barat, yang selama ini sangat dibutuhkan guna mengatasi persoalan banjir di pusat kota dan lingkungan masyarakat di Distrik perkotaan.

Tarmizi menyebutkan, Interaksi emosional yang kuat antara Letjen TNI Djon Afriandi dan Bumi Teuku Umar –Julukan Buat Aceh Barat– menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan ini.

Jenderal bintang tiga ini pernah bertugas di Aceh Barat sebagai Komandan Korem (Danrem) 012/Teuku Umar pada periode 2020–2022 Lampau.

Merespons aspirasi daerah, kata Tarmizi, Panglima Kopassus Letjen Djon Afriandi menyatakan kesiapannya Buat mengawal agenda pembangunan di Aceh Barat dengan membangun komunikasi lintas sektoral ke beberapa kementerian terkait.

“Beliau merasa punya tanggung jawab moral Buat Aceh Barat karena pernah bertugas di Aceh. Insya Allah, Panglima Kopassus siap mendukung dan membantu daerah Aceh Barat, termasuk mengomunikasikannya dengan beberapa kementerian,” tambah Tarmizi.