Jakarta (ANTARA) – Variasi peristiwa hukum telah terjadi pada Selasa (2/6) dan berikut lima Informasi pilihan yang dapat Anda baca kembali pada pagi ini, yakni mulai dari saran Ahli soal usia pensiun personel Polri yang dibahas dalam rapat dengan Komisi III DPR RI hingga pembelaan mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim.
1. Ahli: Penambahan usia pensiun Polri jangan ciptakan hambatan karier
Guru Besar Ilmu Hukum Administrasi Kepegawaian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof. Tedi Sudrajat, mengingatkan agar rencana penambahan batas usia pensiun Member Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri dalam revisi Undang-Undang Polri jangan Tiba menciptakan hambatan karier.
Selengkapnya baca di sini.
2. Nadiem terharu sopir ojol hadir beri dukungan jelang sidang pleidoi
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Anwar Makarim mengaku terharu karena banyaknya sopir ojek online atau daring (ojol) yang hadir memberi dukungan menjelang sidang pembacaan pleidoi atau nota pembelaannya.
Selengkapnya baca di sini.
3. Bacakan pleidoi, Nadiem Makarim: Saya bukan menteri yang sempurna
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Anwar Makarim mengaku bukan pemimpin yang sempurna selama menjabat sebagai menteri.
Selengkapnya baca di sini.
4. KPK tahan tiga dari empat tersangka kasus Gedung Pemkab Lamongan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tiga dari total empat tersangka kasus dugaan korupsi dalam pembangunan Gedung Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tahun anggaran 2017–2019.
Selengkapnya baca di sini.
5. Mantan caleg DPRD Bekasi jadi otak pembunuhan WNA Korea Selatan
Polisi menetapkan mantan calon Member legislatif DPRD Kabupaten Bekasi berinisial SJ sebagai otak pembunuhan seorang Penduduk negara asing asal Korea Selatan berinisial BCS di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan.
Selengkapnya baca di sini.
