Wakil Presiden Nigeria Kashim Shettima mengungkapkan bahwa Presiden Bola Tinubu sengaja merahasiakan keputusan penghapusan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dari pidato pelantikannya demi menghindari penolakan dari berbagai pihak.
Pernyataan tersebut disampaikan Shettima pada Jumat, 29 Mei 2026, dalam kunjungan kehormatan para gubernur negara bagian di kediaman pribadi Presiden Tinubu di Lagos Buat memperingati perayaan Idul Adha sekaligus tiga tahun masa jabatan administrasi pemerintahan.
Menurut laporan PUNCH, langkah berani ini sengaja diambil sejak awal kepemimpinan Buat memastikan reformasi ekonomi tetap berjalan tanpa adanya intervensi atau bujukan yang dapat membatalkan kebijakan tersebut.
“Your Excellency, the withdrawal of the fuel subsidy, you kept it a top secret; it wasn’t part of your speech,” ujar Kashim Shettima, Wakil Presiden Nigeria.
Shettima menegaskan bahwa keputusan besar ini bukan merupakan tindakan yang diambil secara spontan demi merespons situasi Demi itu.
“It wasn’t a spur-of-the-moment decision. You had made that decision and kept it close to your heart because you believed if you had incorporated it into your speech, some people would try to persuade you not to do so,” kata Kashim Shettima, Wakil Presiden Nigeria.
Ia menggambarkan tindakan menyembunyikan rencana tersebut sebagai sebuah keberanian kepemimpinan, kelancangan dalam berharap, dan keberanian Buat Menonton masa depan demi menyelamatkan negara.
Dalam pembelaannya terhadap restrukturisasi ekonomi yang diterapkan selama tiga tahun terakhir, Shettima menilai Tinubu mewarisi negara dengan struktur yang rusak dan membutuhkan tindakan bedah medis yang masif.
“You did not come to power at the season of ease. You came at a time when the house required more than a painter. It required a builder with the courage to examine the foundation. You inherited a nation standing before difficult questions, a nation trapped between the comfort of old illusions and the necessity of a new beginning. In that defining hour, you choose not to postpone the surgery. You choose not to massage the wound,” tutur Kashim Shettima, Wakil Presiden Nigeria.
Pemerintah pusat menekankan bahwa reformasi ini merupakan bagian Krusial dari rekonstruksi jangka panjang yang harus dihadapi dengan ketegasan penuh oleh seluruh elemen negara.
“You choose to confront the contradictions that have held this country hostage for 50 years. That, Mr President, is the miracle of your courage. What you have done is not simply to administer a government. You have begun the difficult work of re-engineering a nation. It’s not a banquet. It is a battlefield. It is not a picnic for the pain-hearted. It is a covenant with the future,” ucap Kashim Shettima, Wakil Presiden Nigeria.
Dilansir dari PUNCH, Presiden Tinubu juga turut membela kebijakan penghapusan subsidi tersebut pada hari Jumat dengan menyatakan bahwa langkah itu telah menyelamatkan Nigeria dari kebangkrutan yang sudah di depan mata.
Pada pertemuan yang sama, Ketua Lembaga Gubernur Progresif sekaligus Gubernur Negara Bagian Imo, Hope Uzodimma, menyampaikan dukungan penuh dari para kepala daerah terhadap kinerja pemerintah pusat.
Uzodimma menyatakan bahwa para gubernur memberikan nilai 100 persen atas kinerja Presiden Tinubu karena dinilai berhasil memulihkan Nigeria dari jalur kehancuran menuju stabilitas dan kelangsungan hidup nasional.
