Pemerintah Siapkan 177 Hotel di Makkah dan 100 di Madinah Kepada Jamaah Haji Indonesia

Foto BeritaJatim.com

Jakarta (Liputanindo.id) — Kementerian Haji dan Umrah telah menyiapkan akomodasi Kepada jemaah haji Indonesia berupa 177 hotel di Makkah dan 100 hotel di Madinah.

“Kepada di Kawasan Makkah, tempat menginap terletak di Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Aziziah. Sedangkan Kepada Madinah, seluruh hotel berada di Kawasan Markaziah,” kata Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dalam Konferensi Pers Pemerintah: Update PHTC dan Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026, di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Dia menambahkan, layanan kesehatan pun sudah siap. Pemerintah sudah menyiapkan 40 klinik di Makkah dan 5 klinik di Madinah. Eksis juga KKHI di Makkah maupun Madinah. Kepada layanan kesehatan ini, pemerintah bekerja sama dengan salah satu rumah sakit besar di Arab Saudi, yakni Saudi German Hospital. “Setiap kloter terdiri atas satu dokter dan satu tenaga kesehatan,” kata Gus Irfan, sapaan Irfan Yusuf.

Dia juga memastikan kartu Nusuk sudah tiba di Indonesia. Ketika ini sedang dilakukan proses distribusi dan aktivasi sebelum keberangkatan. Konsumsi Kepada jemaah haji juga sudah dalam kondisi siap siaga. Di Makkah, pemerintah menyiapkan 51 dapur dan di Madinah 23 dapur.

Sektor krusial lain adalah transportasi. Pemerintah sudah menyiapkan bus Kepada tiga peruntukan. Peruntukan pertama adalah bus antarkota Kepada mengantar para jemaah haji Kepada rute Jeddah–Makkah–Madinah.

Peruntukan kedua adalah bus selawat. Bus ini akan melayani pergerakan jemaah selama 24 jam ke Masjidil Haram. Dan peruntukan ketiga adalah bus masyair. Bus ini akan melayani jemaah haji Indonesia selama berada di Arafah–Muzdalifah–Mina.

Kuota haji Indonesia pada 2026 atau 1447 Hijriah ditetapkan sebanyak 221 ribu orang. Jumlah ini terdiri atas 203.320 haji reguler atau 92 persen dan 17.680 haji Spesifik (8 persen).

Keberangkatan jemaah haji kloter pertama dijadwalkan pada 22 April 2026 dengan rute menuju Madinah, dilanjutkan ke Makkah. Sedangkan keberangkatan terakhir dijadwalkan pada 21 Mei 2026. Adapun puncak ibadah haji diperkirakan Anjlok pada 22 Mei 2026 dengan jadwal inti ibadah haji berlangsung pada 26 Mei 2026. (kun)