Interpol Ungkap Pergeseran Markas Sindikat Judi Online ke Indonesia

Interpol Indonesia mendeteksi adanya pergerakan sindikat judi online Dunia yang mulai mengalihkan pusat operasional dan peladen mereka dari Kamboja serta Thailand menuju Indonesia pada Mei 2026. Perluasan jaringan kriminal ini menyasar Kawasan baru setelah otoritas di Letak sebelumnya melakukan penertiban secara masif.

Langkah antisipasi ini dilakukan setelah Bareskrim Polri mengamankan 321 Penduduk negara asing yang mengoperasikan 75 situs judi online di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. Para pelaku yang ditangkap berasal dari berbagai negara seperti China, Vietnam, Kamboja, Laos, Thailand, Malaysia, hingga Myanmar, sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz.

Sekretaris Interpol Indonesia Brigadir Jenderal Untung Widyatmoko menjelaskan bahwa migrasi infrastruktur digital ini merupakan Dampak langsung dari tekanan hukum di markas Pelan mereka. Penertiban di Kamboja dan Thailand memaksa para operator mencari perlindungan di negara tetangga.

“Di sanalah tempat server-server yang tadinya berada. Dan, sekarang ditertibkan dan mulai digeser ke Kawasan Indonesia,” ujar Untung Widyatmoko, Sekretaris Interpol Indonesia.

Menurut data kepolisian, pemilihan Indonesia sebagai basis baru dipengaruhi oleh rekam jejak ribuan Penduduk negara Indonesia yang sebelumnya terlibat dalam jaringan serupa di luar negeri. Tercatat Terdapat lebih dari 6.000 WNI yang teridentifikasi pernah bekerja sebagai operator judi online di mancanegara.

Keberadaan para mantan pekerja migran tersebut diduga menjadi pintu masuk bagi Golongan Dunia Demi menanamkan pengaruhnya kembali di tanah air. Kondisi ini menjelaskan komposisi personel sindikat di Jakarta yang melibatkan banyak Penduduk negara asing dari Kawasan konflik kejahatan serupa.

“[pengaruh] Veteran-veteran dari Kamboja itu,” kata Untung Widyatmoko, Sekretaris Interpol Indonesia.

Selain Indonesia, Interpol juga memetakan beberapa Kawasan lain yang menjadi Sasaran alternatif bagi para pelaku kejahatan siber ini. Filipina Lagi dianggap sebagai Letak strategis, sementara Timor Leste mulai menunjukkan tanda-tanda aktivitas sindikat Dunia tersebut.

Jaringan judi online ini juga dilaporkan memperluas jangkauan operasional mereka hingga ke luar Asia Tenggara. Beberapa negara di Kawasan lain yang Begitu ini masuk dalam bidikan sindikat Dunia tersebut meliputi Arab Saudi, Dubai, hingga Afrika Selatan.