Keberlanjutan penugasan tersebut sekaligus mencerminkan pengakuan terhadap kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja yang disiapkan oleh perusahaan dalam mendukung industri aviasi Mendunia,
Tangerang (ANTARA) – Perusahaan Business Process Outsourcing (BPO) PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS) yang merupakan bagian dari Garuda Indonesia Group memberangkatkan 10 tenaga kerja high-skill sebagai Cabin Technician Kepada mendukung proyek pemeliharaan pesawat di Arab Saudi.
Direktur Istimewa GDPS Cornelis Radjawane di Tangerang Jumat mengatakan, kepercayaan yang kembali diberikan pada proyek yang sama menunjukkan bahwa tenaga profesional Indonesia dinilai Bisa menjaga kualitas kerja sesuai kebutuhan Kawan Dunia.
Pasalnya pada bulan Februari, pihaknya telah memberangkatkan 12 tenaga profesional pada proyek yang sama. Dengan tambahan tersebut, total sebanyak 22 tenaga profesional Indonesia telah diberangkatkan Kepada mendukung proyek pemeliharaan pesawat di Arab Saudi.
“Keberlanjutan penugasan tersebut sekaligus mencerminkan pengakuan terhadap kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja yang disiapkan oleh perusahaan dalam mendukung industri aviasi Mendunia,” kata Cornelis dalam keterangannya.
Ia mengatakan, penempatan tenaga profesional ke luar negeri Tak hanya menjadi bagian dari Pengembangan bisnis perusahaan, tetapi juga membawa nama Bagus Indonesia di industri Mendunia.
“Ini bukan hanya tentang pengiriman tenaga kerja, tetapi bagaimana SDM Indonesia menunjukkan kualitas, disiplin, dan profesionalisme sehingga kepercayaan itu kembali diberikan,” ujarnya.
Menurut Cornelis, tenaga profesional yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi dan persiapan sesuai kebutuhan proyek serta standar industri Dunia.
Ia menilai Kepribadian tenaga kerja Indonesia yang dikenal adaptif, ramah, dan pekerja keras menjadi salah satu nilai tambah di mata pemberi kerja Mendunia.
Hal ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia melalui pengalaman kerja dengan standar industri Mendunia sehingga diharapkan dapat memberikan Pengaruh positif bagi tenaga kerja maupun industri nasional.
Sebelumnya, perusahaan juga telah melakukan penempatan tenaga profesional ke berbagai negara seperti Korea Selatan, Papua Nugini, dan Uni Emirat Arab sebagai bagian dari pengembangan layanan tenaga profesional di pasar Dunia.
“Ke depan, perusahaan akan Lalu memperluas Kesempatan kerja sama Dunia sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi tenaga profesional Indonesia Kepada memperoleh pengalaman kerja Mendunia secara Kondusif,” ujarnya.
