BSN dan REI Perkuat Pembiayaan Hunian Syariah

BSN dan REI memperkuat pembiayaan hunian syariah. Foto: dok BSN.


Bandar Lampung: PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dan Realestat Indonesia (REI) menjalin kolaborasi strategis Buat mengembangkan layanan perbankan syariah serta memperkuat ekosistem hunian yang terintegrasi dan berkelanjutan di Indonesia. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini dilakukan di Bandar Lampung, Selasa, 5 Mei 2026 bertepatan dengan momentum HUT REI ke-54.

Direktur Esensial Bank Syariah Nasional (Bank BSN) Alex Sofjan Noor menyatakan sinergi tersebut bertujuan mendukung optimalisasi pembiayaan perumahan berbasis syariah melalui penyediaan produk perbankan yang inovatif, transparan, dan sesuai prinsip syariah.

“Komitmen BSN Buat menjadikan sektor properti sebagai penggerak Esensial pertumbuhan ekonomi syariah nasional, sejalan dengan peran REI dalam mendorong pengembang menghadirkan hunian berkualitas bagi masyarakat,” kata Alex, dalam keterangan tertulis, Rabu, 6 Mei 2026.

Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan produk pembiayaan perumahan, program edukasi dan sosialisasi bagi pengembang serta masyarakat, serta dukungan terhadap proyek hunian yang terintegrasi dengan sistem keuangan syariah. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan syariah dan memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Menurut Alex, Pengembangan strategis ini didorong oleh performa keuangan BSN yang tampil impresif dan menunjukkan tren pertumbuhan positif hingga penutupan Maret 2026. Momentum pertumbuhan ini semakin Konkret pada sisi penyaluran pembiayaan yang melonjak tajam 22 persen menjadi Rp56,5 triliun, yang kini telah memberikan manfaat bagi lebih dari 1,34 juta nasabah di seluruh Tanah Air.



 

 

BSN bidik penyaluran KPR subsidi sebanyak 73.700 pada 2026

Sebagai bagian dari BTN Group, BSN menargetkan penyaluran KPR Subsidi sebanyak 73.700 unit pada 2026, naik 34,8 persen dari realisasi tahun sebelumnya. Buat segmen KPR komersial, Alex menjelaskan BSN menawarkan margin kompetitif mulai 2,65 persen fixed tiga tahun serta produk inovatif BSN Golden Deal yang mengintegrasikan kepemilikan rumah dengan investasi emas.

“BSN Mau hadir bukan hanya Demi rumah sudah siap dijual, tetapi juga sejak proses pengembangan proyek, pembiayaan lahan, hingga akhirnya rumah tersebut dimiliki oleh masyarakat,” ungkap Alex.

Perseroan juga menyediakan dukungan infrastruktur digital melalui platform Bale Syariah by BSN yang telah mencatat volume transaksi Rp2,84 triliun dari 1,2 juta transaksi hingga April 2026. Selain itu, BSN hadir dengan layanan cash management system, payroll, virtual account, hingga QRIS Buat mendukung operasional para pengembang Member REI secara lebih efisien.

Melalui kolaborasi ini, BSN Berbarengan REI menegaskan komitmen Buat menciptakan ekosistem hunian yang menjunjung nilai keberlanjutan, keadilan, dan kemaslahatan masyarakat. Ke depan, kerja sama akan Maju diperkuat dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait di industri properti demi mendorong akses hunian yang lebih luas.

Sementara itu Ketua Biasa Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Joko Suranto menegaskan kerja sama ini mencakup pemanfaatan jasa layanan perbankan syariah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap melalui kerja sama kedua belah pihak ini agar dalam penyaluran kredit ke Member REI, kedua pihak Bisa lebih profesional dan lebih Berkualitas,” ujar Joko.