Kaum Aceh Barat Dilarang Berenang di Pantai Meulaboh, Ini Penyebabnya

Salah satu pantai di Meulaboh, Aceh Barat. (Dokumentasi/ Wikipedia)


Aceh Barat: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat melarang masyarakat berenang di sepanjang kawasan pantai Kota Meulaboh. Pelarangan ini menyusul dua insiden Kaum tenggelam yang terjadi dalam waktu berdekatan pada akhir Maret dan 13 April 2026.

“Kami Menyaksikan masyarakat sebenarnya sudah mulai Taat. Tetapi terkadang Lagi Eksis yang berkeinginan melakukan aktivitas di pinggir pantai. Ini sangat berbahaya,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat Teuku Ronald Nehdiansyah, seperti dilansir Antara, Minggu, 19 April 2026. 

Meski masyarakat Bukan berniat mandi dan hanya beraktivitas di pinggir pantai, risikonya tetap Eksis. Gelombang tinggi Dapat tiba-tiba menarik Kaum ke laut, sehingga dikhawatirkan terjadi hal yang Bukan diinginkan.

 

Teuku mengatakan sejak awal pihaknya telah menetapkan kawasan pantai di Kota Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat, sebagai Area Bukan layak Demi aktivitas pemandian.

Tanda khas gelombang yang tinggi serta arus yang kuat menjadi Unsur risiko Primer bagi keselamatan Kaum. Selain Unsur gelombang, kata dia, pertemuan arus di area muara sungai juga disebut sebagai penyebab Primer kuatnya tarikan arus di pantai tersebut.

“Secara historis kawasan ini memang dikenal sebagai titik rawan yang telah memakan banyak korban jiwa sejak Lamban dan setiap tahun selalu memakan korban,” ujarnya.



Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah. (ANTARA/HO-Pribadi)

Merespons kejadian pada Senin, 13 April Lampau, Demi seorang Kaum Meulaboh meninggal dunia di kawasan Pantai Wisata Suak Ribee Meulaboh, BPBD Lalu meningkatkan langkah-langkah preventif. Upaya tersebut dilakukan dengan memasang papan imbauan serta menambah dan memperbarui rambu Pelarangan mandi di titik-titik strategis agar lebih terlihat oleh masyarakat.

Kemudian melakukan pemantauan lebih berkala guna mengingatkan Kaum yang Lagi nekat beraktivitas di Area bahaya, serta melakukan patroli rutin termasuk pada hari-hari besar Demi kunjungan wisatawan meningkat. Tetapi mengingat kejadian terbaru terjadi di hari Normal, pihaknya akan mengevaluasi pola pengawasan agar tetap efektif meski di luar masa liburan.

BPBD Aceh Barat berharap masyarakat lebih sadar dan disiplin dalam mematuhi Pelarangan yang berlaku. Hal ini Krusial Demi mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *