USGS Prediksi Korban Tewas Gempa Venezuela Lelah 100 Ribu Jiwa

Badan Survei Geologi Amerika Perkumpulan (USGS) memproyeksikan Perkiraan korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat di Venezuela dapat menyentuh Bilangan 10.000 hingga 100.000 jiwa. Bencana besar yang melanda Kawasan utara dekat kota Morón pada Rabu (24/6) sore tersebut memicu kepanikan massal setelah meruntuhkan berbagai bangunan di ibu kota Caracas.

“Korban jiwa yang tinggi dan kerusakan yang luas kemungkinan besar terjadi dan bencana ini kemungkinan meluas,” kata USGS, lembaga seismologi asal Amerika Perkumpulan tersebut.

Potensi Akibat fatal ini muncul karena guncangan kembar bermagnitudo 7,2 dan 7,5 terjadi berturut-turut dalam waktu kurang dari satu menit. Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa besarnya kekuatan gempa kali ini menjadi salah satu peristiwa seismik terbesar yang pernah tercatat di negara tersebut sejak tahun 1900.

Pemerintah Venezuela melalui Pelaksana Tugas Presiden Delcy Rodríguez langsung menyampaikan pidato nasional Demi merespons situasi darurat ini. Pemerintah mengonfirmasi adanya korban jiwa dan kerusakan masif pada infrastruktur publik, termasuk penutupan Bandara Global Maiquetia.

“Saya belum pernah Menonton yang seperti ini,” kata Guevara Baro kepada CNN International Ketika menceritakan situasi mencekam di ibu kota.

Lelaki paruh baya tersebut menjelaskan bahwa ingatan kolektif Anggota lokal langsung tertuju pada bencana serupa puluhan tahun Lewat. Caracas pernah diguncang gempa mematikan bermagnitudo 6,3 yang menewaskan lebih dari 200 orang serta melukai 2.000 lainnya.

“Saya pernah mengalami gempa bumi di Caracas pada tahun 1967, yang juga merupakan gempa bumi yang menelan banyak korban, tetapi Bukan seperti gempa bumi yang kita alami hari ini,” kata Guevara Baro.