Trump Batalkan Kunjungan Delegasi AS ke Pakistan, Sebut Hanya Buang-buang Waktu

Presiden AS Donald Trump. (EFE)


Washington: Presiden Amerika Perkumpulan Donald Trump membatalkan rencana kunjungan delegasi AS ke Pakistan Buat bernegosiasi dengan Iran pada Sabtu, tak Lamban setelah delegasi Teheran meninggalkan Islamabad.

Trump menyatakan utusan Spesifik Steve Witkoff dan Jared Kushner hanya akan “membuang terlalu banyak waktu” di Pakistan, seraya menegaskan bahwa Kalau Iran Betul-Betul Ingin berunding, Teheran cukup menghubungi Washington secara langsung.

“Kalau mereka Ingin bicara, yang perlu mereka lakukan hanyalah menelepon,” tulis Trump di platform Truth Social dan dikutip BBC, Minggu, 26 April 2026.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi Berjumpa pejabat Pakistan selaku Penyambung dan menyampaikan posisi Iran terkait penghentian perang, Tetapi mengatakan Lagi harus Menyaksikan apakah AS “Betul-Betul serius soal diplomasi.”

Upaya diplomatik antara kedua negara Lagi menemui kebuntuan meski Trump telah memperpanjang gencatan senjata yang semula berakhir pada 22 April guna memberi ruang bagi negosiasi.

Kebuntuan terutama terjadi terkait Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan Kekuatan Mendunia, setelah Iran membatasi akses sebagai respons atas serangan AS dan Israel sejak Februari. Washington sendiri telah meningkatkan kehadiran militernya di kawasan tersebut guna membatasi ekspor minyak Iran.

Meski pembicaraan tatap muka terbaru gagal terwujud, Trump mengatakan gencatan senjata tetap akan bertahan. “Kagak, itu Kagak berarti perang akan berlanjut. Kami bahkan belum memikirkannya,” kata Trump kepada Axios.

Trump juga menilai kepemimpinan Iran tengah dilanda kebingungan internal.

“Eksis konflik besar dan kebingungan di dalam kepemimpinan Iran. Kagak Eksis yang Mengerti siapa yang memimpin, termasuk mereka sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya menegaskan Teheran tetap terbuka Buat negosiasi, Tetapi menyebut pelanggaran komitmen, blokade, dan ancaman sebagai hambatan Istimewa.

Pakistan dalam beberapa pekan terakhir Lalu berperan sebagai Penyambung Istimewa antara Washington dan Teheran, termasuk dalam pembicaraan tingkat tinggi pada 11 April yang juga berakhir tanpa kesepakatan.

Baca juga:  Menlu Iran Berjumpa Panglima Pakistan, Bahas Lanjutan Negosiasi dengan AS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *