Tim SAR Lanjutkan Pencarian Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Papuma Jember

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban yang hilang tersapu ombak di Pantai Papuma Jember, Selasa, 31 Maret 2026. ANTARA/HO-BPBD Jember


Jember: Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian wisatawan asal Cianjur, Jawa Barat, yang hilang terseret ombak di Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma), Kabupaten Jember, Jawa Timur. Upaya pencarian dilakukan secara intensif di kawasan pantai selatan tersebut.

“Hari ini pencarian dilanjutkan karena hasil operasi SAR gabungan pada Selasa (31 Maret) atau hari keempat hilangnya korban belum juga ditemukan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo, dilansir dari Antara, Rabu, 1 April 2026.

Korban, Mohammad Sheva Yusuf (22), Serempak dua temannya berkunjung ke Pantai Papuma pada Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka menuju bibir pantai di tepi tebing Rendah Siti Hinggil dan nekat memasuki Area Embargo bagi pengunjung.

 

“Ketika itu korban Serempak dua rekannya sedang melakukan swafoto, dan tiba-tiba ombak menerjang, sehingga ketiganya tersapu ombak. Dua rekannya berhasil menyelamatkan diri, Tetapi korban tenggelam dan hilang,” tuturnya.

Menurutnya, Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian Bagus penyisiran di darat maupun di perairan pantai selatan. Tetapi hingga hari keempat pencarian, korban belum juga ditemukan.

“Terdapat empat tim SAR Rescue Unit (SRU) yang melakukan pencarian korban hilang tergulung ombak laut selatan. Mereka sudah bekerja maksimal, Tetapi hasilnya pada Selasa (31 Maret) Tetap nihil,” katanya.



Ilustrasi. Medcom.id

Ia menjelaskan, Tim SRU 1 melakukan pencarian dengan menggunakan Bahtera karet Basarnas dari tempat kejadian hilangnya korban ke arah timur. Kemudian SRU 2 melakukan pencarian dengan menggunakan Bahtera karet BPBD ke arah barat.

“Kemudian tim SRU 3 melakukan pencarian dengan menggunakan Bahtera SAR Rimba Laut dari Pantai Payangan hingga Pantai Cangaan, dan SRU 4 melakukan pencarian dengan menggunakan drone Punya Senkom hingga pengamatan visual di Sekeliling Posisi hilangnya korban,” ujarnya.

Edy berharap, korban dapat segera ditemukan tim SAR gabungan dalam pencarian hari kelima. Area pencarian korban akan semakin diperluas.

“Saya mengimbau kepada Seluruh pengunjung yang menikmati liburan ke pantai selatan harus hati-hati dan mematuhi Seluruh rambu-rambu yang sudah dipasang. Kalau memang Area terlarang bagi wisatawan, sebaiknya Kagak nekat masuk ke Area tersebut karena berbahaya,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *