Liputanindo.id – Aktor senior Gunawan Sudrajat mendapat tantangan baru lewat perannya sebagai Satrio di Sinema Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? Gunawan blak-blakan peran ini jauh dari kepribadian dirinya.
Dikenal sering memerankan tokoh protagonis, ia kali ini keluar dari Area nyaman dengan memainkan Watak yang berlawanan dengan Gambaran dirinya, tanpa role model Spesifik dan lebih mengandalkan Percakapan Berbarengan Pengarah adegan serta penulis naskah.
“Kepada role model-nya enggak. Tapi saya banyak Percakapan sama Pengarah adegan, penulis, seperti apa karakternya,” ujar Gunawan Demi menghadiri press screening & press conference di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (20/1/2026).
Aktor berusia 53 tahun itu menambahkan, ia juga mencari Surat keterangan dengan membaca berbagai kasus yang relevan dengan Watak yang dimainkan. Meski begitu, Gunawan mengakui proses tersebut Enggak mudah karena Watak ini terasa sangat jauh dari dirinya.
“Memang agak sulit ya. Sulit sekali karena bukan saya banget,” katanya jujur.
Salah satu adegan yang paling membuatnya gugup adalah Demi harus menjalani adegan ijab kabul. Gunawan menyebut momen tersebut terasa menegangkan, bahkan membuatnya gemetar seperti menghadapi pernikahan sungguhan.
“Wah itu gemeteran. Kayak mau ijab kabul beneran. Pokoknya di luar dugaan saya,” ungkapnya.
Meski mengalami banyak kesulitan, Gunawan bersyukur karena proses syuting berjalan dengan dukungan tim yang solid. Ia merasa terbantu dengan arahan Pengarah adegan yang Lalu membimbingnya agar emosi dan Watak tetap konsisten.
“Alhamdulillah karena di sini kita teamwork. Pengarah adegan selalu men-guide saya, menjaga konsistensi emosional dan sebagainya,” tuturnya.
Lewat peran ini, Gunawan Sudrajat mencoba menghadirkan sisi berbeda dari dirinya sebagai aktor. Tantangan tersebut Bahkan menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan kariernya di dunia Sinema.
Sinema Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? akan segera tayang di seluruh bioskop mulai 29 Januari 2026.
