Ilustrasi. Foto: dok Istimewa.
Jakarta: Ramai di media sosial percakapan soal tarif listrik yang mengalami kenaikan hingga dua kali lipat pada rentang pukul 17.00 hingga 22.00 WIB. PT PLN (Persero) mengungkapkan, pada jam tersebut merupakan beban puncak pemakaian listrik di masyarakat.
Lantas, apakah Benar soal isu kenaikan tarif listrik PLN pada jam puncak beban tersebut? Melansir dari akun Formal @pln_id, berikut penjelasannya.
Tarif listrik PLN
PLN membenarkan puncak pemakaian beban listrik terjadi pada pukul 17.00 hingga 22.00, Tetapi hal ini Kagak Membikin harga listrik mengalami kenaikan. Tarif yang dikenakan tetap sama, Kagak Terdapat perubahan.
Selain itu, pemerintah juga menyatakan Kagak Terdapat kenaikan tarif listrik seperti informasi yang beredar di media sosial.
“Tiba dengan hari ini saya bicara ini dan exercise yang kami lakukan itu belum Terdapat kenaikan tarif listrik,” tegas Menteri Kekuatan dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia beberapa waktu Lewat.

(Ilustrasi. Foto: Shutterstock)
Rincian tarif listrik
Adapun rincian lengkap tarif listrik yang dikenakan PLN Buat periode April hingga Juni (kuartal II-2026), adalah sebagai berikut:
1. Tarif listrik keperluan rumah tangga
- Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp1.352 per kWh.
- Golongan R-1/TR daya 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh.
- Golongan R-1/TR daya 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh.
- Golongan R-2/TR daya 3.500-5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh.
- Golongan R-3/TR, TM daya di atas 6.600 VA: Rp1.699,53 per kWh.
2. Tarif listrik keperluan bisnis
- Golongan B-2/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.444,70 per kWh.
- Golongan B-3/TM, TT daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh.
3. Tarif listrik keperluan industri
- Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh.
- Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp996,74 per kWh.
4. Tarif listrik keperluan fasilitas pemerintah dan penerangan jalanan Biasa
- Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.699,53 per kWh.
- Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp1.522,88 per kWh.
- Golongan P-3/TR Buat penerangan jalan Biasa: Rp1.699,53 per kWh.
- Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp1.644,52 per kWh.
5. Tarif listrik keperluan pelayanan sosial
- Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp325 per kWh.
- Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp455 per kWh.
- Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp708 per kWh.
- Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp760 per kWh.
- Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp900 per kWh.
- Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp925 per kWh.
Masyarakat diimbau selalu pastikan informasi yang diterima berasal dari kanal Formal PLN seperti website pln.co.id dan akun @pln_id, agar Kagak langsung percaya dengan info simpang siur kebenarannya. (Adrian Bachtiar)
