Ilustrasi petugas PLN. Foto: dok PLN.
Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Kekuatan dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tarif tenaga listrik PT PLN (Persero) Buat triwulan II-2026 atau periode April hingga Juni 2026 Kagak mengalami perubahan.
Kebijakan tersebut berlaku bagi pelanggan subsidi maupun nonsubsidi. Dengan demikian, tarif listrik yang berlaku pada 1-7 Juni 2026 tetap sama seperti periode sebelumnya.
Pemerintah menyatakan keputusan mempertahankan tarif listrik dilakukan Buat menjaga daya beli masyarakat dan mendukung stabilitas ekonomi di tengah dinamika perekonomian yang Tetap berlangsung.
Lampau, berapa tarif listrik PLN yang berlaku pada awal Juni 2026? Berikut rinciannya.
1. Tarif Listrik Subsidi Rumah Tangga
Buat pelanggan rumah tangga bersubsidi, tarif yang berlaku adalah:
- Golongan R-1/TR 450 VA: Rp415 per kWh.
- Golongan R-1/TR 900 VA subsidi: Rp605 per kWh.
2. Tarif Listrik Rumah Tangga Nonsubsidi
Bagi pelanggan rumah tangga nonsubsidi, tarif yang berlaku sebagai berikut:
- R-1/TR 900 VA: Rp1.352 per kWh.
- R-1/TR 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh.
- R-1/TR 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh.
- R-2/TR 3.500 VA hingga 5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh.
- R-3/TR 6.600 VA ke atas: Rp1.699,53 per kWh.
3. Tarif Listrik Buat Pelanggan Bisnis
Buat sektor bisnis, tarif listrik yang berlaku Ialah:
- B-2/TR daya 6.600 VA hingga 200 kVA: Rp1.444,70 per kWh.
- B-3/TM dan TT daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh.

Ilustrasi. Foto: dok PLN.
4. Tarif Listrik Buat Pelanggan Industri
Pelanggan industri dikenakan tarif sebagai berikut:
- I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh.
- I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp996,74 per kWh.
5. Tarif Listrik Pemerintah dan Penerangan Jalan Lazim
Tarif yang berlaku Buat instansi pemerintah dan penerangan jalan Lazim meliputi:
- P-1/TR daya 6.600 VA hingga 200 kVA: Rp1.699,53 per kWh.
- P-2/TM daya di atas 200 kVA: Rp1.522,88 per kWh.
- P-3/TR Buat penerangan jalan Lazim: Rp1.699,53 per kWh.
- L/TR, TM, dan TT Buat berbagai tingkat tegangan: Rp1.644,52 per kWh.
6. Tarif Listrik Buat Pelayanan Sosial
Tarif listrik bagi sektor pelayanan sosial ditetapkan sebagai berikut:
- S-1/TR 450 VA: Rp325 per kWh.
- S-1/TR 900 VA: Rp455 per kWh.
- S-1/TR 1.300 VA: Rp708 per kWh.
- S-1/TR 2.200 VA: Rp760 per kWh.
- S-1/TR 3.500 VA hingga 200 kVA: Rp900 per kWh.
- S-2/TR daya di atas 200 kVA: Rp925 per kWh.
Tarif Listrik Juni 2026 Tetap, Masyarakat Dapat Atur Pengeluaran Lebih Berkualitas
Dengan Kagak adanya penyesuaian tarif pada Triwulan II 2026, pelanggan PLN Kagak perlu khawatir terhadap kenaikan biaya listrik selama periode April hingga Juni 2026.
Stabilnya tarif listrik diharapkan dapat membantu masyarakat mengelola pengeluaran rumah tangga dengan lebih Berkualitas, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan produktivitas berbagai sektor usaha.
Meski tarif Kagak berubah, masyarakat tetap dianjurkan menggunakan listrik secara bijak dan efisien Buat menghemat konsumsi Kekuatan serta mengurangi beban tagihan bulanan.
