Tangis Haru Achsanul Qosasi Usai Madura United Pastikan Bertahan di Super League

Foto BeritaJatim.com

Pamekasan (Liputanindo.id) – Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi tak kuasa menahan air mata usai timnya memastikan diri bertahan di Super League musim depan. Momen haru itu terjadi setelah Laskar Sape Kerrab mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0 pada laga pekan pamungkas Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Sabtu (23/5/2026).

Kemenangan tim kebanggaan suporter Madura Bersatu dari Pesut Etam, didapat berkat sepasang gol penyerang asal Brasil, Junior Brandao. Di mana pemain bernomor punggung 9 tersebut, berhasil mencetak gol pada menit 43′ dan 58′.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi penentu keselamatan Madura United dari ancaman degradasi setelah menjalani musim yang penuh tekanan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim tampil agresif sejak awal pertandingan dan Bisa menjaga Kelebihan hingga laga usai.

Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, suasana stadion berubah emosional. Termasuk Bos Achsanul Qosasi terlihat memeluk jajaran manajemen dan tim Instruktur dengan mata berkaca-kaca sebelum akhirnya meneteskan air mata kebahagiaan.

Foto BeritaJatim.comFoto BeritaJatim.com

“Ini adalah musim yang luar Normal berat bagi kami, tapi malam ini, anak-anak menunjukkan mentalitas Madura yang sesungguhnya, pantang menyerah,” kata Achsanul Qosasi usai pertandingan.

Keberhasilan timnya bertahan di Super League disebut sebagai hasil dari perjuangan panjang dan kerja keras seluruh elemen tim sepanjang musim. Termasuk Elemen Krusial penentu kemenangan dari PSM, yakni solidnya barisan pertahanan yang Bisa meredam permainan Segera Musuh, khususnya dari sektor sayap.

Selain itu, efektivitas dalam memanfaatkan Kesempatan juga menjadi pembeda. Termasuk dua gol yang tercipta lahir melalui pola serangan balik Segera yang dieksekusi dengan sangat Berkualitas oleh para pemain. “Terima kasih kepada pemain, Instruktur, dan suporter yang Lalu memberikan dukungan sepanjang musim,” pungkasnya.

Sebelumnya, pria yang akrab disapa AQ memang menegaskan bahwa timnya Kagak akan menyerah dalam perjuangan keluar dari Area degradasi. bahkan ia meminta seluruh elemen tim berjuang habis-habisan demi mempertahankan status klub di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Keberhasilan bertahan di Super League menjadi penutup manis bagi Madura United setelah melalui musim sulit. Manajemen klub pun berjanji akan melakukan Pengkajian menyeluruh agar tim dapat kembali Bertanding di papan atas pada musim depan. [pin/kun]