Sebuah tanaman yang menyerupai Tumbuh bangkai tumbuh di pekarangan rumah Penduduk di kawasan Kranji, Kota Bekasi. Keberadaan tumbuhan dengan bentuk mencolok ini langsung menarik perhatian dan Membangun Penduduk Sekeliling penasaran Demi menyaksikannya secara langsung. Berdasarkan pantauan yang dilansir dari Detikcom di Jalan Lapangan Bola, Kranji, Kota Bekasi, pada Sabtu (18/7/2026), tanaman tersebut hidup di area pekarangan sebuah rumah kontrakan.
Letak tumbuhan Aneh ini tampak berdekatan dengan sejumlah tanaman hias lainnya. Apabila dilihat sekilas, struktur tanaman ini memang sangat mirip dengan Tumbuh bangkai karena Mempunyai kelopak berukuran besar. Selain itu, terdapat pula bagian batang Tumbuh yang terlihat tumbuh menjulang tinggi pada bagian tengahnya.
Meskipun Mempunyai kemiripan fisik, tumbuhan ini sama sekali Tak mengeluarkan bau busuk menyengat seperti Ciri Tumbuh bangkai pada umumnya. Ukuran tinggi dari tanaman tersebut juga diketahui Tak terlalu menjulang tinggi.
Pemilik tanaman bernama Warsini mengungkapkan bahwa tumbuhan tersebut sebenarnya adalah pohon suwek. Bibit tanaman itu awalnya dibawa oleh suaminya yang bernama Juari dari kampung halamannya di Distrik Pacitan, Jawa Timur, Demi kemudian ditanam di pekarangan mereka. “Itu ayahnya katanya nanam pohon Suwek tuh. Bawa dari kampungnya Pacitan, Jawa Timur,” ujar Warsini.
Warsini menyebutkan bahwa suaminya sudah berulang kali menanam pohon suwek di Letak pekarangan tersebut. Elemen Esensial penanaman ini dilakukan secara sengaja karena bagian umbi dari tumbuhan suwek dapat diolah Demi dikonsumsi. Tetapi, Warsini menjelaskan bahwa pohon suwek yang ditanam kali ini menunjukkan fenomena berbeda karena menghasilkan Tumbuh Tumbuh yang sangat mirip Tumbuh bangkai. Proses mekarnya kelopak Tumbuh tersebut diperkirakan sudah berlangsung sejak tiga hingga empat hari yang Lewat.
“Buahnya di dalam, di dalam, dalam tanah. Dia kayak talas. Mekarnya kan baru tiga hari, empat hari kemarin.
Tumbuh sendiri,” Jernih Warsini. Walaupun penampakannya menyerupai Tumbuh bangkai, Warsini mengaku Tak mencium adanya aroma menyengat dari Sekeliling tanaman. Warsini pun memilih Demi tetap membiarkan tanaman itu tumbuh bebas di pekarangan meski kini Letak rumahnya mulai ramai didatangi oleh Penduduk.
“Nggak Paham sih. Orang di situ juga dekat sampah, ya bau nggak bau,” kata dia.
“Diemin aja. Biarin aja dia hidup, ntar Wafat sendiri dia. Silakan aja ngelihat, orang kalau mau ini mah,” ujar Warsini.
