Tak Sekadar Tradisi, Pemkot Madiun Lirik Jamasan Perkutut Katuranggan Jadi Wisata Pengerak Ekonomi

Foto BeritaJatim.com

Madiun (Liputanindo.id) – Tradisi Jamasan Perkutut Katuranggan yang digelar komunitas Pecinta Perkutut (Pecintut) Kota Madiun di Jalan Makam Tentara, Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Selasa (16/6/2026), Bukan hanya dipandang sebagai upaya pelestarian budaya. Pemerintah Kota Madiun Menonton kegiatan tersebut Mempunyai potensi besar Buat dikembangkan menjadi daya tarik wisata budaya yang Bisa menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Hal itu disampaikan Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, Demi menghadiri kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan bulan Suro sekaligus rangkaian Hari Jadi Kota Madiun tersebut.

Menurut Bagus, tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah menunjukkan bahwa tradisi jamasan perkutut Mempunyai daya tarik yang layak dikembangkan menjadi agenda budaya berskala lebih besar.

“Kalau saya, pikirannya Niscaya perputaran ekonomi. Ini potensi besar. Maka dari itu, Buat tahun depan saya minta dipersiapkan jauh-jauh hari,” ujarnya.

Bagus menilai kegiatan yang diikuti Nyaris 300 peserta itu Bukan hanya menjadi ajang silaturahmi para penghobi perkutut, tetapi juga Bisa mendatangkan pengunjung dari luar daerah yang berdampak positif bagi sektor usaha lokal, mulai dari Masakan, perdagangan, hingga jasa penginapan.

Karena itu, ia meminta panitia dan komunitas perkutut mulai menyusun konsep yang lebih matang Buat penyelenggaraan tahun mendatang. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penguatan narasi sejarah dan budaya atau storytelling yang melatarbelakangi tradisi jamasan perkutut.

Menurutnya, sebuah tradisi akan Mempunyai nilai jual yang lebih tinggi apabila didukung cerita dan nilai historis yang dapat dipahami masyarakat luas maupun wisatawan.

“Harus Eksis cerita yang Dapat disampaikan kepada masyarakat. Jadi orang datang Bukan hanya Menonton acaranya, tetapi juga memahami sejarah dan Maksud budaya yang Eksis di balik tradisi tersebut,” katanya.

Pemkot Madiun pun menyatakan siap memberikan dukungan terhadap pengembangan kegiatan tersebut agar dapat menjadi agenda budaya tahunan yang lebih besar dan Bisa menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Bagus menegaskan pemerintah akan Maju membuka ruang kolaborasi dengan komunitas dan masyarakat dalam mengembangkan kegiatan-kegiatan positif yang berdampak pada pelestarian budaya sekaligus peningkatan kesejahteraan Kaum.

“Prinsipnya pemerintah akan mendukung kegiatan masyarakat yang memberikan manfaat, Bagus Buat pelestarian budaya maupun Buat pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (rbr/kun)