Siapkan Generasi Emas Sejak Awal, Ning Ita Edukasi Pelajar Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Foto BeritaJatim.com

Mojokerto (Liputanindo.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto Maju memperkuat edukasi pola hidup sehat bagi kalangan pelajar. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari secara langsung memberikan pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya memilih makanan sehat demi mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan generasi muda.

“Apa itu B2SA? Jadi makanan yang kalian makan itu pertama harus Variasi, kedua harus bergizi seimbang, dan ketiga harus Terjamin,” ungkapnya Demi sosialisasi B2SA (Variasi, Bergizi Seimbang, dan Terjamin) di SMP Negeri 1 Mojokerto, Selasa (12/5/2026).

Di hadapan para pelajar, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita menjelaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo Subianto pada dasarnya telah memenuhi konsep B2SA karena setiap dapur SPPG didampingi Spesialis gizi. Tetapi tetap perlu memahami pentingnya memilih makanan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Terutama Demi membeli jajanan di luar sekolah. Yang kalian makan setiap hari kan Tak hanya MBG. Kalian Tetap dapat Duit saku dari orang Sepuh dan Tetap jajan. Nah, Duit jajan itu pilihlah makanan yang memenuhi kategori B2SA. Kalian agar lebih bijak memilih makanan, terutama jajanan di Sekeliling sekolah maupun pedagang kaki lima,” katanya.

Foto BeritaJatim.comFoto BeritaJatim.com

Pemerintah Tak melarang siswa membeli jajanan, tetapi harus tetap memperhatikan kandungan gizinya. Dalam sosialisasi tersebut, Ning Ita juga mengingatkan bahaya konsumsi makanan tinggi gula secara berlebihan. Selain berisiko memicu gangguan kesehatan, pola makan yang Tak sehat juga dapat memengaruhi konsentrasi belajar siswa.

“Memang Duit jajannya boleh dibelikan makanan apa saja, tapi tolong pilihlah makanan yang sehat. Karena kesehatan kalian dan kecerdasan berpikir kalian sangat ditentukan oleh makanan yang masuk ke dalam tubuh kalian. Jangan isinya hanya karbohidrat dan protein saja, tapi juga harus Eksis lemak, vitamin, mineral, dan serat. Segala itu sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan kalian,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa masa remaja merupakan fase Krusial pertumbuhan tubuh sehingga membutuhkan asupan gizi lengkap dan seimbang, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, hingga serat. Tak hanya soal pola makan sehat, Ning Ita juga memotivasi para pelajar Kepada Maju mengembangkan potensi diri.

“Bagus di bidang akademik maupun non-akademik seperti olahraga dan seni. Kalau belum punya prestasi akademik, jangan berkecil hati. Gali potensi kalian di luar akademik. Yang Krusial ditekuni dengan konsisten dan Maju-menerus,” pesannya.

Melalui sosialisasi B2SA yang digelar serentak di SMP Negeri 1 dan SMP tersebut, Pemkot Mojokerto berharap para pelajar semakin sadar pentingnya pola konsumsi sehat sekaligus Pandai tumbuh menjadi generasi unggul, sehat, cerdas, dan membanggakan Kota Mojokerto. [tin/but]