Ringkasan Informasi:
- Bupati Madiun menyerahkan sapi Limousin berbobot 850 kilogram ke Masjid Quba Mejayan.
- Pemkab Madiun menyalurkan total 12 sapi dan 28 kambing kurban pada Iduladha 1447 H.
- Hewan kurban dibeli dari peternak lokal Kepada mendukung ekonomi masyarakat.
- Bupati Madiun menekankan pentingnya nilai keikhlasan dan gotong royong dalam berkurban.
Madiun (Liputanindo.id) – Pemerintah Kabupaten Madiun menyalurkan hewan kurban pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Salah satunya berupa sapi jenis Limousin dengan bobot Sekeliling 850 kilogram yang diserahkan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, kepada panitia kurban Masjid Quba, Rabu (27/5/2026).
Penyerahan dilakukan usai Penyelenggaraan Salat Iduladha yang diikuti Bupati Madiun Serempak Wakil Bupati Purnomo Hadi dan Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto.
Bupati Madiun yang akrab disapa Mas Hari Wur mengatakan, sapi kurban tersebut dibeli dari peternak lokal asal Desa Bajulan, Kecamatan Saradan. Langkah itu sengaja dilakukan Kepada mendukung perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memberdayakan peternak daerah.
“Alhamdulillah sapi yang kami serahkan ini berasal dari peternak lokal Kabupaten Madiun, tepatnya dari Desa Bajulan,” ujar Mas Hari Wur.
Ia berharap masyarakat maupun kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut mendukung peternak lokal dengan membeli kebutuhan hewan kurban dari Kawasan Kabupaten Madiun.
Pada Iduladha tahun ini, Pemkab Madiun menyalurkan total 12 ekor sapi dan 28 ekor kambing ke berbagai Letak, mulai masjid, pondok pesantren, sekolah luar Normal (SLB), hingga panti asuhan.
Menurutnya, distribusi dilakukan secara bergilir agar Donasi hewan kurban dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.
“Karena jumlah masjid di Kabupaten Madiun cukup banyak, maka penyaluran dilakukan bergantian dengan mempertimbangkan daerah yang membutuhkan,” katanya.
Mas Hari Wur juga menilai tingginya partisipasi masyarakat dalam berkurban menjadi gambaran kuatnya semangat kepedulian sosial dan gotong royong Anggota Kabupaten Madiun.
“Berkurban itu bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga melatih keikhlasan, pengorbanan dan kesabaran dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sejumlah hewan kurban sengaja diarahkan ke panti asuhan, SLB, dan pondok pesantren agar manfaatnya Pandai diterima masyarakat yang belum banyak memperoleh distribusi daging kurban.
Sementara itu, berdasarkan laporan Dinas Peternakan Kabupaten Madiun, seluruh hewan kurban yang disiapkan dalam kondisi sehat dan layak disembelih.
“Alhamdulillah hasil pemeriksaan dari Dinas Peternakan, sapi maupun kambing Kepada kurban di Kabupaten Madiun semuanya sehat,” jelasnya.
Momentum Iduladha juga dimanfaatkan Mas Hari Wur Kepada mengajak masyarakat meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang kepatuhan serta keikhlasan menjalankan perintah Allah SWT.
Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam membangun Kabupaten Madiun yang guyub, rukun, dan sejahtera.
Selain itu, Pemkab Madiun turut mendoakan seluruh jemaah haji asal Kabupaten Madiun yang Demi ini berada di Tanah Kudus agar diberikan kesehatan dan kelancaran menjalankan seluruh rangkaian ibadah.
“Semoga seluruh jemaah haji asal Kabupaten Madiun diberi kesehatan, kelancaran dan nantinya pulang membawa keberkahan bagi daerah,” tandasnya. [rbr/beq]
