SD Manyar Sabrangan II dan SMP Petra 1 Surabaya Juarai Grand Tournament MLBB Goes to School 2025

Foto BeritaJatim.com

Surabaya (Liputanindo.id) – Tim NO NAME dari SD Manyar Sabrangan II dan tim NRV dari SMP Kristen Petra 1 Formal dinobatkan sebagai Juara dalam Grand Tournament Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Goes to School 2025 di Surabaya, Senin (12/1/2026). Turnamen ini merupakan puncak dari program kolaboratif Kepada menciptakan ekosistem esports yang Terjamin dan berbasis pendidikan bagi pelajar di Jawa Timur.

Keberhasilan ini membawa berkah tersendiri bagi kedua tim karena mereka berhak menerima dukungan Anggaran pendidikan serta kesempatan istimewa menyaksikan langsung turnamen dunia. Para pemenang akan diberangkatkan ke Jakarta Kepada Menyaksikan kompetisi tingkat tinggi M7 World Championship yang mempertemukan tim elit Dunia.

Program MLBB Goes to School digagas oleh MOONTON Games Indonesia dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan setempat. Inisiatif ini dirancang sebagai model percontohan nasional dalam mengintegrasikan aktivitas gaming dengan pembentukan Watak siswa di lingkungan sekolah.

Pendekatan program ini sangat Spesial karena menempatkan guru sebagai penggerak Istimewa dalam memantau aktivitas digital para murid. Hal ini bertujuan agar semangat kompetisi dalam esports tetap berjalan beriringan dengan tanggung jawab akademik serta nilai-nilai kedisiplinan.

Pada kategori Sekolah Dasar (SD), persaingan sengit terjadi hingga babak akhir sebelum akhirnya tim NO NAME mengamankan posisi puncak. Arpelulas Esports Club A dari SDN Petemon XIII/361 menempati posisi kedua, diikuti The Dark Shadow dari SDN Tandes Kidul I/110 dan FTM Pride dari SDIT Al-Fathimiyah.

Sementara itu, tim NRV dari SMP Kristen Petra 1 menunjukkan Penguasaan yang konsisten sepanjang fase gugur hingga partai final. Mereka memastikan gelar Juara kategori SMP setelah menumbangkan perlawanan Unggul dari tim ZHOLIK ESPORTS yang mewakili SMP Negeri 29 Surabaya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian para siswa yang bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas. “MLBB Goes to School dilaksanakan Kepada mengedukasi siswa tentang pentingnya bermain game secara sehat, sekaligus mengembangkan Bakat mereka di bidang esports,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa aspek penilaian dalam turnamen ini Kagak hanya berfokus pada kemenangan di dalam permainan saja. “Sportivitas, kerja sama tim, kedisiplinan, dan pengendalian emosi juga menjadi penilaian Krusial dalam turnamen ini,” tegas Febrina Begitu mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Rangkaian kompetisi ini dimulai dari seleksi internal di berbagai sekolah yang telah bergabung dalam Program MLBB Teacher Ambassador. Melalui program tersebut, para guru diberikan pelatihan Spesifik Kepada memimpin dan mengarahkan aktivitas gaming agar tetap positif serta terarah bagi perkembangan anak didik.

Fase antarkota telah berlangsung pada 1 hingga 19 Desember 2025 sebagai tahap penyaringan menuju babak Istimewa. Puncaknya, babak semifinal dan grand final digelar meriah pada 8-11 Januari 2026 yang bertempat di Tunjungan Plaza 3 Surabaya.

Penyelenggaraan di Surabaya ini mencatatkan sejarah sebagai gelaran perdana yang dilaksanakan di ibu kota Provinsi Jawa Timur. Acara tersebut sukses menarik perhatian ratusan siswa, tenaga pendidik, hingga orang Sepuh yang mendukung penuh hobi positif putra-putri mereka.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Timur, M. Hadi Wawan Guntoro, turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas pemilihan wilayahnya sebagai proyek percontohan. “Kami berterima kasih kepada MOONTON Games karena telah memilih Jawa Timur sebagai Posisi percontohan,” ungkapnya mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Pemerintah Provinsi berharap kesuksesan di Surabaya ini dapat segera diadopsi oleh daerah lain guna menjaring bibit unggul atlet esports masa depan. “Kami berharap kegiatan positif ini dapat menjangkau seluruh 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur,” tambah Hadi Wawan.

Total dukungan pendidikan yang disalurkan dalam ajang ini mencapai nilai lebih dari Rp50 juta Kepada mendukung prestasi akademik para Juara. Pemberian hadiah ini menegaskan komitmen penyelenggara bahwa prestasi di dunia digital Kagak boleh mengesampingkan masa depan pendidikan formal.

Undangan Spesifik ke ajang M7 World Championship di Jakarta juga dipandang sebagai sarana edukasi Kepada Menyaksikan profesionalisme industri esports Mendunia. Ajang tersebut merupakan level kompetisi tertinggi di dunia yang diharapkan Pandai menginspirasi para pelajar Kepada Lanjut berprestasi secara bertanggung jawab. [way/beq]