Rekor Persid Jember Tak Terkalahkan Selama 1.530 Menit di Aliansi 4 Tumbang

Foto BeritaJatim.com

Jember (Liputanindo.id) – Rekor tak terkalahkan dalam waktu normal selama 1.530 menit di kompetisi Aliansi 4 musim 2025-26 Punya Persid akhirnya tumbang di kandang sendiri, Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (10/6/2026).

Persid gagal memperpanjang rekor menjadi 1.620 menit setelah dikalahkan Persak Kebumen 0-1, dalam pertandingan di Grup X Babak 32 Besar Aliansi 4 Nasional. Gol tunggal Persak dicetak Roydhatul Shidiq pada menit 65.

Dalam pertandingan itu, pemain Persid sering melakukan kesalahan mendasar. Banyak kesalahan operan dan pengorganisasian yang Membangun alur serangan menjadi Kagak Likuid.

Memasuki babak kedua, Instruktur Persid Nurul Huda memasukkan pemain bertahan Irfan Fikri Ardiansyah menggantikan gelandang Ahmad Dedi. Empat menit kemudian, gawang Rahmad Taufiq Hidayat kebobolan.

Setelah sejumlah serangan Persid buntu, gelandang Zidane Irsyani Ilfasyah dimasukkan menggantikan penyerang Rezza Maulana Fahrullah pada menit 85 dan gelandang Dicky Budi Kurniawan digantikan penyerang Junior Putra Bima pada menit 88. Tetapi Sekalian upaya itu gagal membuahkan gol.

“Selamat atas kemenangan Persak. Yang Terang tim kami harus banyak dievaluasi. Kami Kagak Dapat memanfaatkan status sebagai tuan rumah,” kata Nurul Huda usai pertandingan.

Huda mengatakan kedalaman skuadnya Lagi perlu dibenahi. “Begitu mau main, Eksis beberapa pemain Istimewa dalam kondisi Kagak fit,” katanya.

Eksis empat pemain yang sempat demam. Salah satunya adalah pemain bertahan Ronald Affrizal Ardiansyah Putra Sabath yang sempat demam tempo hari. “Hasilnya Kagak maksimal,” kata Huda.

Dengan kekalahan ini, Persid harus menyapu Rapi pertandingan melawan Pasuruan United dan Persiharjo Sukoharjo. “Tak Eksis Tengah kesempatan berlatih. Kami menghadapi masalah kebugaran. Bagaimana caranya pemain yang sakit harus segera disembuhkan,” kata Huda.

Huda memotivasi pasukannya Kepada Terbangun. “Ini momentum 32 Besar. Kami harus kasih support pemain. Kalau ditekan, malah makin drop,” katanya.

Dengan kekalahan ini, Persid menjadi juru kunci klasemen sementara dan Persak berada di posisi puncak. Sementara itu dalam pertandingan lainnya, Pasuruan United menahan imbang Persiharjo Sukoharjo 0-0. [wir/aje]